Siswa KETM Seharusnya Dibantu Pemerintah Daerah Sampai Lulus Untuk Sekolah di Swasta

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan dukungan khusus melalui bantuan bagi siswa katagori keluarga ekonomi tidak mampu yang mengajukan pendaftaran saat penerimaan peserta didik baru tahun 2022-2023 ke sekolah SMA/SMK Negeri. Jika mereka tidak diterima di sekolah negeri, maka siswa tersebut berhak memilih sekolah swasta. Selanjutnya pihak dinas Pendidikan Jabar akan memberikan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp.2 Juta rupiah dan Bantuan Pendidikan Menengah Universal untuk sekolah swastanya.

Ketua umum Forum Kepala Sekolah SMA Swasta Jawa Barat, Ade D. Hendriana S.H, menjelaskan perihal siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu yang akan disalurkan ke sekolah swasta di PPDB tahun ini, sama seperti tahun yang lalu. Sudah sempat saya bahas juga saat wawancara di radio PRFM, jelasnya kepada koran Sinar Pagi di ruang kerjanya.

Menurutnya diantara syarat siswa tersebut dibiayai oleh Dinas Pendidika Jabar, ada proses yang harus ditempuh yaitu melalui daftar ke sekolah negeri terlebuh dahulu. Jika tidak diterima akan disalurkan atau dilimpahkan ke sekolah swasta. Seharusnya kenapa tidak, kalau mereka daftar langsung ke sekolah swasta juga, secara otomatis diberi bantuan oleh pihak dinas?…

“Selain itu, perlu diketahui juga bahwa bantuan yang bernilai Rp. 2 juta/siswa, hanya untuk 1 tahun ajaran di saat awal siswa masuk ke sekolah. Tidak sampai siswa lulus sekolah atau dibantu selama 3 tahun,” katanya

Kouta siswanya juga dibatasi dan jumlahnya sedikit, karena syaratnya mereka harus limpahan dari PPDB di sekolah negeri. Dan jika nanti sudah keterima siswa tersebut di sekolah swasta tidak dapat dibiayai oleh BPMU yang jumlahnya hanya Rp.700 ribu/siswa, sebab sejak awal peruntukannya khusus honor guru. Maka jangan dibesar-bersarkan dihadapan publik tentang program bantuan itu.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90