Perlu Dorongan Orang Tua dan Lingkungan Untuk Menumbuhkan Budaya Baca Sejak Dini

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Hari Buku Nasional diperingati pada tanggal 17 mei setiap tahunnya. Penetapan Hari Buku Nasional merupakan upaya untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Dengan cara mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar cinta buku dan membaca.

Ulfah Mawaddah, Duta Baca Jabar mengungkapkan dunia baca sudah saya kenal sejak usia 3 tahun. Awalnya bermula dari ketertarikan aku secara pribadi terhadap baca tulis. Karena dahulu orang tua membiasakan untuk sering membacakan dongeng sebelum tidur. Itu dari aku umur 3 tahun. Akhirnya semakin bertambah usia tumbuh penasaran untuk bisa baca sendiri, ungkapnya kepada media cetak dan online di lantai 4 Dispusipda Jabar.

Mungkin banyak anak, kebanyakannya belum bisa baca pada usia itu. Tapi karena dorongan dan peran didikan orang tua jadi lebih cepat mampu membaca.

Tumbuhnya budaya baca sejak dini sangat erat dengan bimbingan orang tuaku yang maksimalkan. Hasilnya bisa jadi habit yang memang rutin aku laksanakan di waktu-waktu senggang. Dan akhirnya, ketika dewasa dapat info ada event yang menjurus ke dunia baca. Aku cenderung tertarik banget dan dari situ aku rasa mulai ketemu sama temen-temen yang sefrekuensi atau sevisi jadi lebih gampang untuk merangkulnya untuk sama-sama menguatkan budaya baca.

“Karena merutinkan membaca itu sangat penting, kita bisa menggali informasi tentang apapun dan siapapun. Seperti pepatah yang sering kita dengar juga, “membaca adalah jendela dunia”. Jadi yang dimaksud dengan jendela dunia ini menurut aku, kita bisa belajar tentang apapun tanpa kita harus pergi jauh ke manapun. Istilahnya kita bisa belajar tentang bagaimana cara memahami manusia, bagaimana tentang berinteraksi dan lain sebagainya. Hanya dengan membaca buku, jadi alangkah hebatnya dan banyaknya manfaat dari membaca buku”

Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com, Ulfah Mawaddah sempat menjadi juara I Mahasiswa Berprestasi Tingkat Universitas Pasundan. Disamping meraih prestasi akademik yang memuaskan, Ulfah juga pernah menjadi Juara II Kompetisi Pemuda Menulis yang dilombakan Kementerian Luar Negeri RI dan Museum Konferensi Asia-Afrika.

Ulfah juga termasuk Top 40 pada Pemilihan Duta Bahasa Jawa Barat 2019 dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Balai Bahasa Jawa Barat. Selain itu Ulfah saat ini tetap aktif menjadi pengurus duta baca Jabar. Bertekad untuk menginspirasi dan meningkatkan minat baca masyarakat Jawa Barat merupakan harapan yang ingin diwujudkan Ulfah Mawaddah, mahasiswi jurusan Ekonomi Pembangunan semester VI di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pasundan setelah terpilih sebagai Juara Harapan II Duta Baca Jawa Barat 2021.

Diantara program literasi yang telah dijalankan Ulfah yaitu menginisiasi kegiatan bedah buku dan dialog interaktif di Himpunan Mahasiswa Ekonomi dan Studi Pembangunan (Himaspa) FEB Unpas.

Menurutnya, untuk menumbuhkan minat baca, dapat dimulai dari lingkungan terkecil, salah satunya melalui program kerja di organisasi internal kampus.

Melalui itu Ulfah berusaha menyabarkan pentingnya membaca buku di lingkungan terdekat yaitu teman-teman di kampus. Aku percaya hal yang besar itu dimulai dari yang kecil dulu. Terus aku berharap saat di lingkungan kampus dikenal menjadi Duta Baca mungkin ada lebihnya jadi makin Percaya Diri.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90