Ketua KONI Jabar Menyayangkan Kasus Yang Dialami PBV.Kota Impian

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Arief

Kabupaten Ciamis – Ketua KONI Jawa Barat, Achmad Saefudin menyayangkan insiden pembatalan secara sepihak oleh Pengprop.PBVSI Jabar dan panitia terkait keikutsertaan PBV.Kota Impian dalam Kejurnas Bola Voli U-17 di Sidoarjo Jawa Timur, yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 s/d 12 Desember 2021 mendatang.

Padahal keikutsertaan PBV.Kota Impian dalam Kejurnas tersebut didasarkan pada surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pengprop.PBVSI Jabar, No.213/PBVSI-JBR/XI/2021 yang ditandatangani pada tanggal 29 November 2021 oleh Sekertaris Umum, Mohammad Rois S.I.K.,M.H.

Saat dihubungi Humas PBV.Kota Impian, Wartono,SP, via telepon selularnya, Achmad Saefudin mengatakan, insiden ini akan menjadi catatan khusus bagi KONI Jawa Barat.

“Kejadian ini akan menjadi catatan bagi KONI Jawa Barat kedepan, untuk kasus yang tengah dialami sekarang, karena sudah terlanjur terjadi, KONI Jabar tidak bisa melakukan tindakan apa – apa,” kata Wartono, mengutip ucapan Ketua KONI Jabar, Achmad Saefudin, Sabtu (04/12/2021) sore.

Wartono berharap, Pengprop.PBVSI Jabar lebih matang saat akan mengeluarkan rekomendasi, agar tidak ada pihak – pihak yang merasa terdzolimi lagi seperti yang dialami PBV.Kota Impian kedepannya.

Diberitakan sebelumnya, menyusul terbitnya surat Pengprop.PBVSI Jabar yang merekomendasikan PBV.Kota Impian untuk mengikuti Kejurnas Bola Volli U-17 tingkat Nasioanl di Sidoarjo, Jawa Timur dengan No.213/PBVSI-JBR/XI/2021 yang ditandatangani pada tanggal 29 November 2021 oleh Sekertaris Umum, Mohammad Rois S.I.K.,M.H.

Menindaklanjuti surat rekomendasi tersebut, tim Bola Voli Kota Impian kemudian mempersiapkan diri secara maksimal agar bisa memberikan yang terbaik bagi Jawa Barat dan membanggakan Kota Ciamis yang menjadi kota asal tim ini.

Namun apa lacur yang terjadi, setelah segala sesuatunya tertata dengan baik dan tim siap untuk berlaga dalam kancah berskala nasional tersebut, tim official PBV.Kota Impian mendapat kabar bahwa keikutsertaannya dalam Kejurnas tersebut dibatalkan dan diganti oleh Tim PBV Umika Tribuana.

Yang paling menyesakan dada, ujar Wartono, Humas PBV.Kota Impian, selain kabar tersebut diperoleh saat tim sudah berada di lokasi, pihaknya pun tidak menerima surat tembusan secara langsung soal pembatalan ini, baik dari Pengprop.Jabar maupun panitia, dia mengaku mengetahui pembatalan ini dari salah satu atlet tim yang menggantikan posisi PBV.Kota Impian di Kejurnas tersebut.

Akibat insiden ini, Wartono mengaku sangat kecewa terhadap Pengprop.PBVSI Jabar, padahal untuk mempersiapkan timnya berlaga di Kejurnas ini, pihaknya sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90