Yana Orang Hilang Cadas Pangeran, Terancam 3 Tahun Penjara,  Tak Ditahan Polisi Namun Dikenai Wajib Lapor  Setiap Hari

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Jecky

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Sumedang, – Yana Supriyatna ( 40), warga Dusun Babakan Regol, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang mengheboh warga karena ” drama” menghilang nya dia di Jalan Raya Cadas Pangeran  selama  dua hari sejak Selasa malam, (16/11/21) hingga ditemukan Kamis sore, (18/11/21) di daerah Dawuan, Majalengka.

Kini dia tak ditahan Polisi namun Yana  diwajibkan lapor setiap hari ke Polres Sumedang selama proses penyidikan berlangsung.  Namun tak ditahanya Yana bukan berarti dia lolos dari ancaman pidana. Pasal nya dari gelar perkara Polres Sumedang yang digelar pada 20 November 2021, disimpulkan dia terancam pidana 3 ( tiga) tahun penjara sesuai Pasal 14 ayat (2) UU RI No.1 tahun 1946, yang berbunyi, ” Barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita itu atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi – tingginya 3 ( tiga) tahun.

” Tersangka tidak dilakukan penahanan mengingat ancaman hukuman yang dikenakan kurang dari 5 tahun dan bukan merupakan pasal pengecualian”, ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A . Chaniago, saat jumpa pers di Mako Polres Sumedang, Senin, (22/11/21).

” Namun dalam perkembangan penyidikan  bila ada bukti – bukti baru  (pidana) yang bersangkutan bisa kena pasal berlapis”, ujar Kombes Erdi A. chaniago.

Dalam paparanya, Kabid Humas Polda Jabar itu, menerangkan bila Yana menghilangkan diri bermotif  masalah keluarga dan masalah pekerjaan.

“Jadi ( sementara- red) ini tidak ada motif lain selain itu, seperti ada nya isteri muda atau lainya”, tandas Erdi.

Penyebaran berita bohong nya, Yana, papar Erdi, dikuatkan dia dengan membuatkan voice note ( pesan suara)  yang seolah dia dalam tekanan orang jahat yang sebelumnya dia bawa menumpang di motornya, yang tak dia duga sebelumnya.

” Berikutnya, juga  ditemukanya Helm yang dia buang sengaja di aliran sunga Cadas Pangaran  dengan maksud agar meyakinkan bahwa dia benar – benar seperti orang yang dianiaya”, terang nya.

Dalam perjalanan ( menghilangnya- red), saudara Yana, dikatakatakan Erdi, dia menuju ke arah Cirebon setelah sebelumnya  menyimpan motornya di Cadas Pangeran, ” Awalnya dia sempat mau menuju Bandung, namun tak jadi akhirnga dia menuju arah Cirebon”, jelas nya.

Pada Kamis ( 18/11/21), jelas Erdi , setelah perjalanan menghilang nya saudara Yana ditemukan oleh Reskrim Polres Sumedang di daerah Dawuan Majalengka, ” Akhirnya Yana dibawa ke Mako Polres Sumedang untuk dimintai keterangan”, ucap Kombes Erdi A. Chaniago.

Berikutnya, Yana dan isterinya, dihadirkan diruang konfrensi pers. Dan pada kesempatan itu dia dan istrinya  meminta maaf pada masyarakat, TNI – POLRI, dan unsur warga  yang sudah disibukan untuk mencarinya.

” Saya mohon maaf yang sebesar – besar nya, itu merupakan kesalahan saya. Dan saya berjanji tidak kan mengulanginya lagi”, ujar Yana diantara kata – kata yang ia sampaikan.

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60