Ustadz Ruslan Ingatkan Agar Setiap Aktifitas Terkoneksikan Kepada Alloh

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta: Dwi Arifin
Koran Sinar Pagi (Kabupaten Bandung)-,  Panitia pelaksana kajian malam jum’at di masjid Mujahidin Katapang, selalu mengingatkan tentang protokol kesehatan di Masjid. Sesuai aturan yang ada, sebelum kajian mulai berlangsung.

Panita pelaksana Hasan Sadikin S.Pd melalui media sosial group majelis taklim menyampaikan bahwa kajian malam Jum’at MT. Syubbanul Uluum yang mulai rutin dilaksanakan secara tatap muka di lokasi Masjid Mujahidin, desa Gandasari, Katapang, Kabupaten Bandung. Pada setiap Kamis, pukul 19.30 s/d 20:30 wib, jama’ah yang hadir diarahkan untuk mematuhi protokol kesehatan saat masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di wilayah Kabupaten Bandung.

Jama’ah sebelum hadir ke masjid diarahkan terlebih dahulu untuk memperhatikan dan mengikuti aturan hal-hal sebagai berikut:
Memperbanyak do’a agar ditetapkan dalam kesehatan. Kehadirannya diharapkan masuk waktu isya, sudah berada di masjid Mujahidin agar pelaksanaan kajian berlangsung sesuai dengan jadwal. Selalu mematuhi protokol kesehatan, seperti wajib memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun/ handsanitizer, membawa sajadah masing-masing, menjaga jarak (tidak berkerumun) dan selepas kajian langsung pulang kerumah masing-masing.

Panitia mengingatkan bagi yang kurang sehat atau dalam masa isolasi, karena terpapar gejala covid19 untuk tetap berada di rumah atau tidak hadir ke lokasi. Semoga Allah ta’ala jaga kita semua dengan ihtiar menjaga protokol kesehatan ini, Aamiin

Pada kesempatan tersebut Ustadz Ruslan Gunawan S.Ag yang hadir menjadi narsumber kajian dalam prolog dakwahnya membahas tentang “Setiap Aktifitas Agar Terkoneksikan Kepada Mengharap Ridho Alloh”.

Menurutnya apapun kegiatan, profesi, dan perbuatan kita, semuanya akan dikembalikan kepada Alloh. Sebagaimana dikabarkan dalam surat An-Najm (53) Ayat 42

وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلْمُنتَهَىٰ
Dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu)

Imam Ibnu Al-Qayyim Al jauziyah dalam Al fawa’id menjelaskan bahwa ayat di atas ayat ini mengandung harta simpanan yang besar. Karena ayat ini menjelaskan bahwa segala sesuatu maksud yang tidak didasari karena Alloh, bukan berupaya mengharap ridho Alloh dan tidak menghubungkan dengan-Nya dalam prosesnya. Maka hal itu akan terputus (tidak akan dibalas/batal pahalanya)

Oleh karena itu, Rasulullah menyuruh kita agar senantiasa mempertimbangkan apapun yang akan kita lakukan, sebelum dilakukan, seperti dalam hadist dijelaskan:

إِذَا اَرَدْتَ أَنْ تَفْعَلَ أَمْرًا فَتَدَبَّرْ عاَقبِتَهَ فَإِنْ كَانَ خَيْرًا فَامْضِ وَإِنْ كَانَ شَرًّا فَانْتَهِ

Artinya: “Apabila engkau hendak mengerjakan perkara, maka pikirlah dahulu akibatnya. Apabila akibatnya baik, maka kerjakanlah, dan apabila akibatnya buruk, maka tinggalkanlah.” (HR. Ibnu Mubarak)

Menurut penjelasan tafsir Ibnu Al Qayyim hadist di ataspun berlaku untuk segala sesuatu yang kita tinggalkan, jika kita meninggalkan sesuatu itu karena ridho dan terhubung dengan penghambaan kepada Alloh dalam proses meninggalkannya. Maka akan dibalas dengan kebaikan, bahkan dengan hal yang lebih baik. Sebagaimana Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda:

اِنَّكَ لَن تَدَعَ شَيءً لِلّهِ عَزَّ وَجَلَّ اِلَّا بَدَّلَكَ اللهُ بِهِ ما هُوَ خَيرٌ لَكَ مِنهُ

Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Alloh, niscaya Alloh memberi ganti kepadamu dengan yang lebih baik (HR. Ahmad)

Sebaliknya, jika kita meninggalkan sesuatu bukan karena Alloh ridho dan tidak menghubungkan atau melibatkan Alloh sama sekali. Maka tidak akan dibalas kebaikan atau bahkan justru akan dibalas dengan keburukan.

Di akhir dakwahnya, Ustadz Ruslan juga menyimpulkan jika apa yang kita perbuat sering disandarkan kepada keridhoan mahluk dari pada keridhoan Alloh, maka cenderung saitan akan mudah menjerumuskan atau menyesatkan orang tersebut. Maka penting bagi kita sebagai seorang muslim terbiasa senantiasa memikirkan terlebih dahulu apa yang akan kita perbuat itu. Karena Alloh, lalu yang Alloh meridhoi dan terkoneksikan dalam rangka beribadah kepada Alloh. Wallahu a’lam

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90