Kasus Covid-19 Melandai, Masyarakat Berharap Terus Membaik

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Virus Corona yang kemudian dengan Covid-19, pertama kali terdeteksi keberadaannya di Kota Wuhan China 2 (dua) tahun lalu, kemunculannya yang sempat menghebohkan dunia ini berdampak negatif terhadap berbagai sisi kehidupan masyarakat hampir diseluruh belahan dunia, terutama pada sektor perekonomian.

Upaya untuk menghambat penyebaran Covid-19 yang dilakukan pemerintah dengan memberlakukan berbagai pembatasan pada aktivitas masyarakat yang diklaim sebagai ikhtiar melindungi warganya, tidak bisa dipungkiri telah menghambat kegiatan perekonomian dan dampaknya terhadap tingkat kesejahteraan sosial masyarakat.

Karena tak mampu membayarkan gaji bagi karyawannya, tak sedikit pengusaha yang terpaksa harus mem PHK karyawannya, bahkan banyak pula dari mereka yang terpaksa gulung tikar, akibatnya angka pengangguran semakin tinggi, sehingga angka kemiskinan pun meningkat secara signifikan.

Kondisi sulit tersebut sangat dirasakan oleh masyarakat bawah, seperti karyawan pabrik, para sopir kendaraan umum dan pedagang kecil, banyak diantara mereka yang terpaksa harus kehilangan penghasilan dan mengandalkan bantuan sosial dari pemerintah yang nilainya tidak seberapa untuk bisa bertahan hidup.

Namun demikian tidak sedikit pula dari mereka yang tidak mau menyerah begitu saja dengan keadaan, mereka banting stir mencoba peruntungan baru dengan menjajal progesi yang dianggap menjanjikan agar bisa tetap survive menjalani hidup.

Seperti yang dilakukan Ridwan (35) yang kini menjalani profesi barunya sebagai pengemudi ojek online (Ojol), menurut mantan karyawan salah satu pabrik sepatu yang terbilang cukup besar di wilayah Kab.Sukabumi ini, sudah 1,5 tahun dirinya menjalani profesi sebagai Ojol pasca di PHK akibat pandemi Covid-19.

“Uang pesangon yang saya dapat habis untuk membayar hutang – hutang, biar tenang, mumpung uangnya ada, karena saya tahu, akan melewati masa – masa sulit setelah di PHK,” katanya, saat berbincang disela – sela mengantar penulis ketempat tujuan.

Diakui ayah 2 (dua) anak ini, dirinya dituntut untuk tidak menyerah ditengah kondisi sulit saat ini, “Saya bertekad tidak boleh menyerah, karena ketika saya keluar rumah untuk mencari nafkah, ada orang – orang yang menunggu dirumah, yaitu anak dan istri, mereka yang menjadi penyemangat saya,” ujar Ridwan.

Ridwan mengaku bersyukur memiliki keluarga yang bisa menerima dan sabar menerima keadaan, “Alhamdulillah, anak dan istri saya tidak pernah mengeluh dengan kondisi sekarang, dimana penghasilan saya tidak lagi tetap seperti dulu,” tambahnya.

Disebutkan, kendati hanya mengandalkan tarif sesuai sistem, karena perusahaan induk ojek online nya tidak lagi memberikan bonus saat mencapai target seperti dulu, namun dia mengaku bersyukur karena kondisi sekarang mulai membaik.

Alhamdulillah, sekarang mulai membaik, orderan lumayan banyak yang masuk, mudah – mudahan terus membaik lagi, supaya kita bisa beraktifitas dengan normal tanpa harus dibarengi kekhawatiran,” ucapnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90