Warga Desa Wanasari Heboh, Diduga Ada Pungli Dalam Pembuatan E-KTP

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Heru

Kabupaten Garut – “Setiap pejabat dan petugas pada desa atau kelurahan atau kecamatan atau unit pelaksana teknis instansi pelaksana, dan instansi pelaksana yang diperintahkan dan atau fasilitasi dan atau melakukan pungutan biaya kepada penduduk dalam pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan dipidana dengan Pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp.75 juta”

Demikian bunyi UU No 23 Tahun 2016 Pasal 95 Huruf B, tentang pembuatan data kependudukan.

Tetapi rupanya aturan perundang – undangan tersebut tidak digubris oleh petugas di Desa Wanasari, Kec.Wanaraja, Kab.Garut.

Pasalnya, dari pengakuan salah satu Warga Desa Wanansari berinisial A, yang motabene merupakan anak dari Kepala Desa Wanasari yang baru, saat dirinya akan membuat KTP yang dibantu oknum Bendahara Desa, dia dimintai uang sebesar Rp.100 ribu untuk ongkos ngurus KTP tersebut oleh yang bersangkutan.

Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada Sekdes Wanasari, Yogi, ia tidak menampik bahkan membenarkan informasi itu, tetapi menurutnya itu terjadi berdasarkan kesepakatan.

“Saat itu, Bendahara Desa, Ida mengatakan, jika pembuatan KTP Gratis, tetapi untuk pengurusan KTP perlu ongkos, karena meminta bantuan orang lain lagi, dan A pun menyanggupinya tetapi sekarang kejadian tersebut menjadi ramai,” katanya.

Karena masalah ini menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat, akhirnya permasalahan ini pun diselesaikan, dan uangnya sudah dikembalikan kepada A, tambahnya.

“Bukan hanya kepada bendahara, ketika ada warga yang meminta tolong untuk ngurus data kependudukan termasuk ke saya, memang ada admin untuk ongkos, saya kira masih wajarlah kalau untuk ongkos ngurus KTP Rp.100 sampai Rp.200 ribu, kalau sampai Rp.500 ribu atau Rp.1 juta itu baru tidak wajar,” kata Yogi.

Dilain pihak, Dadan staf pelayanan Kec Wanaraja di bidang oprator mengatakan, untuk sementara pencetakan KTP sudah empat bulan tidak ada karena rebornya habis dan tidak ada blangko, “Kita hanya merekam data saja, jadi di cetak di Disdukcapil,” pungkasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90