Puluhan Guru Ikuti Pelatihan dan Penguatan Literasi

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Awing

Kabupaten Jeneponto – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Literasi dan Numerasi bagi para guru semua jenjang dengan mengusung tema “Strategi Penguatan Literasi & Numerasi di Sekolah”.

Kegiatan yang dilaksanakan di SD 1 Binamu, Kecamatan Binamu tersebut dihadiri oleh Kepala LPMP Propinsi Sulawesi Selatan, DR.Halim Muharram, sebagai Narasumber, Kepala Dinas Pendidikan Kab.Jeneponto, Nur Alam,M.Si, Korwas Kab.Jeneponto, Drs Lahasan Rewa, Korwil Kec.Binamu.

Peserta pelatihan literasi ini adalah para kepala sekolah dan guru jenjang SD, SMP, SMA, dari beberapa kecamatan yang ada di Jeneponto ditambah pengawas leterasi SMA, Drs.Siahaka dan Korwil Binamu H.Syamsuddin Nappu,S.Pd.,M.Si.

Kepala LPMP Prop.Sulsel,DR.Halim Muharram dalam sambutannya menegaskan, siswa Indonesia membutuhkan penguatan Literasi dan Numerasi, hal tersebut berangkat dari fakta beragam survei yang menyatakan bahwa di tingkat Nasional dan Internasional secara konsisten dari tahun ke tahun, menunjukkan kedua bidang tersebut tidak mengalami peningkatan signifikan bahkan cenderung menurun.

“Kondisi ini terjadi kerena proses pembelajaran disatuan pendidikan mengabaikan Literasi dan Numerasi sebagai dasar berpikir, Materi yang diajarkan juga kurang relevan dengan kehidupan keseharian siswa sehingga terasa tidak bermakna,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi pula dengan pandemi Covid-19, yang memaksa siswa belajar di rumah, “Ketidaksiapan guru dalam mengajar dan minimnya sarana serta prasarana pendukung, mengakibatkan kegiatan pembelajaran terganggu,” tandasnya.

Untuk melakukan penguatan literasi dan numerasi disekolah, lanjutnya, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan baik ditingkat pusat maupun ditingkat daerah.

“Disinilah Urgensi LPMP, PP/BP Paud dan Dikmas, serta Dinas Pendidikan provinsi/kabupaten dan kota untuk menjalankan peran pendampingan disatuan pendidikan, kleh karena itu, dibentuk tim pendamping literasi daerah (TPLD) sebagai wadah kolaboratif para pemangku kepentingan di daerah,” imbuhnya.

Para kepala sekolah berharap dengan adanya pelatihan dan pendampingan strategi penguatan literasi dan numerasi ini bisa lebih meningkatkan dan memotivasi seluruh stacholder sekolah untuk pembiasaan agar menjadi budaya lebih baik, sehingga mutu pendidikan khusunya disekolah dapat mengalami peningkatan.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90