Proyek DAK Tahun 2021, Ruangan Laboratorium Kimia SMA Negeri 1 Merapi Selatan Diduga Asal Jadi

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Bambang.MD

Koran SINAR PAGI, LAHAT,- Proyek pekerjaan Pembangunan SMA Negeri 1 Merapi Selatan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021 milyaran rupiah tidak ada papan informasi, dan dikerjakan oleh tukang asal Palembang,

Berdasarkan aturan pemborong alias kontraktor tetap mengikuti Standar Operasional Perusahaan (SOP) dan K3 (Keselamatan Kecelakaan Kerja) dan tidaknya keterbukaan informasi publik ( KIP) ini syarat utama pemilik perusahaan yang harus dipenuhi kata ” Robi Lian Pemerhati pembangunan.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Juknis DAK Fisik Reguler Bidang Pendidikan Tahun 2021, yang dimaksud Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK Fisik) adalah dana yang dialokasikan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Sedangkan DAK Fisik Reguler Bidang Pendidikan adalah dana yang dialokasikan dalam anggaran pendapatan belanja negara kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk mendanai kebutuhan sarana dan/atau prasarana bidang pendidikan yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Ditegaskan dalam Permendikbud Nomor 5 Tahun 2021 Tentang DAK Fisik Reguler Bidang Pendidikan (PAUD, SD, SMP, SMA, SLB, SKB dan SMK) Tahun 2021, bahwa Petunjuk operasional DAK Fisik Reguler Bidang Pendidikan merupakan pedoman operasional bagi Pemerintah Daerah dalam melaksanakan kegiatan DAK Fisik Reguler Bidang Pendidikan” ujar ” Robi

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Merapi Selatan Sugeng Widada.MPD saat dikonfirmasi awak media Rabu (20/10) ia mengatakan ” inikan belum serah terima kata ” Sugeng saat dihubungi via ponselnya dan ditanya siapa pemborongnya dijawab dengan enteng ” katek hubungan nak diberitake, lanjutnya Yo kan sudah Ado, memang Ado dari pak Nasrul dan minta dibeneri lagi pekerjaan laboratorium kimia, yang baru saja selesai dibangun.

Saya tidak tahu menahu siapa kontraktornya, bukan kalau pak Nasrul sudah ngomong minta dibenerin kepada pemborongnya, Masih ujar ” Sugeng pokoknyo kalau belum dibenerin belum diterima, kalu masalah papan merek ” Aku Ndak Tahu ungkap Kepsek SMA Negeri 1 Merapi Selatan.

Pantauan awak media KORAN SINAR PAGI dan jurnalnews.id Rabu (20/10/2021) di lokasi ditemani penjaga sekolah  Toni, dari hasil investigasi belum diserah terimakan pembangunan laboratorium kimia, dari temuan wartawan yang rusak parah seperti plafon, wastafel( cuci tangan) diduga dalam pekerjaan pemasangan plafon dan tempat cuci tangan asal pasang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya ( RAB) yang sudah dianggarkan dari DAK Tahun 2021,

Sementara menurut penjaga sekolah Toni ditanya wartawan bahwa untuk laboratorium kimia, pekerjaan tersebut belum diterima, disuruh beneri kudai oleh pak Sugeng, lagi Pulo pemborongnyo dari Palembang ” ucapnya

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90