Kantor Camat Merbar Diduga Tercemar Debu Batubara Dari Salah Satu Pemilik IUP Tim DLH Provinsi Sumsel Deteksi Menggunakan Alat Ambient

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Bambang.MD

Koran SINAR PAGI, LAHAT,- Tim UPTD Dinas Laboratorium Lingkungan Provinsi Sumsel membawa sejumlah alat pengukur kualitas udara ( Ambient) Tim tersebut menggunakan mobil Toyota BG 9916 MZ plat merah dan disamping ada tulisan Mobil UPTD Laboratorium Lingkungan Provinsi Sumsel, pekerja dari laboratorium lingkungan Sumsel mulai menurunkan alat pengukur kualitas udara ( Ambient red) didampingi dari karyawan PT.Muara Alam Sejahtera (MAS), mengenakan seragam baju merah ada tulisan didada PT.MAS, ikut memantau kegiatan tersebut Selasa pada (12/10/2021)

Alat tersebut dipasang didepan rumdin Camat Merapi Barat, ada 3 pegawai dari Laboratorium Lingkungan Dinas DLH Provinsi Sumsel, sempat terbaca wartawan ada nama Zakaria, didada pegawai yang sedang memasang alat pengukur kualitas udara yang canggih untuk mengetahui apakah kantor camat Merapi barat sudah tidak sehat lagi,

Menurut salah satu pegawai kecamatan menuturkan kepada wartawan Selasa(12/10) setiap hari kami menyapu kantor kadang petugas jaga malam ikut membersihkan kantor camat akibat debu batubara yang menempel di lantai, bahkan didinding maupun dimeja kerja terang ” salah satu pegawai kecamatan.

Camat Merapi Barat Sumarno.SE.MSI ditemui wartawan Selasa diruang kerjanya mengaku setiap bulan dilakukan pengecekan dari pihak DInas Lingkungan dan dari PT.Muara Alam Sejahtera (MAS), Ucap ” Camat kepada koran SINAR PAGI,

Rutinitas ini dilakukan oleh pihak perusahaan PT.MAS untuk cek up kualitas udara akibat dampak debu batubara, yang membahayakan kesehatan kita, terang ” Sumarno.

Terpisah Aktivis Lingkungan Anak Padi Sahwan dalam tanggapannya melalui pesan Washhap ” udara sehat adalah hak setiap orang,jika udara kotor diwilayah merapi disebabkan aktivitas pengangkutan batu bara maka negara harus bartindak tegas”

Dari pantauan wartawan dilokasi Selasa (12/10/2021) nampak petugas dari Laboratorium Lingkungan Provinsi Sumsel, melakukan pemasang alat Ambeient untuk mendeteksi kualitas udara, dan terpantau ada di karyawan PT.MAS satu perempuan dan laki laki, mereka sibuk mendampingi petugas dari Laboratorium.

Sementara dari Petugas Laboratorium Lingkungan Provinsi Sumsel ditanya ia menjelaskan ini alat Ambeient ujar salah satu pegawai tersebut.

Pos terkait

banner 468x60