Bupati Garut Hadiri Workshop Catat Meter Berbasis Android yang digelar Perumda Air Minum Tirta intan Garut

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Agus Lukman

Kabupaten Garut – Bupati Garut, Rudy Gunawan, menghadiri acara Workshop Catat Meter Berbasis Android yang dilaksanakan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Intan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (27/9/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Garut mengungkapkan, dirinya menginginkan masyarakatnya mendapatkan kepastian terkait air bersih, terlebih air bersih merupakan salah satu bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs) dan merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

“Saudara-saudara sekalian saya berharap PDAM ini baik, karena sayalah Bupati yang mempunyai kesungguhan luar biasa, sebagai penanggung jawab pemerintahan ini, sebagai kepala daerah, saya ingin masyarakat saya mendapatkan kepastian air bersih, karena itu merupakan SDGs dan kita hidup dalam situasi global yang tunduk dan taat terhadap aturan dunia,” ujar Bupati Garut.

Ia menjelaskan, ada empat hal yang yang harus diselesaikan oleh Perumda Air Minum Tirta Intan, dengan salah satu poinnya yaitu terkait Non Revenue Water (NRW) atau yang disebut juga dengan Air Tak berekening (ATR).

“Jadi ada 4 hal yang harus diselesaikan oleh PDAM, satu NRW terus dilakukan proses penekanan, (agar) air tidak terbuang dari mata air yang sudah ada, yang kedua ekspansi dari mata air menggunakan dana yang bersumber diluar hasil operasional daripada PDAM, yang ketiga saya ingin ada kualitas pelayanan kepada PDAM yang disebutkan oleh Pak Aja tadi, tidak ada kendala apapun ketika kita berhadapan dengan masyarakat, yang ke empat yang hari ini dilakukan yaitu kita membaca meteran dengan teknologi,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Intan, Aja Rowikarim, mengatakan bahwa tujuan dari pencatatan meter berbasis android ini untuk meningkatka akurasi penggunaan debit air di masyarakat.

“Outputnya yaitu ingin memperbaiki kinerja dari rekan-rekan pembaca meter, jadi pembaca meter lebih akurat, lebih tepat, sehingga kita percaya betul air yang kita gunakan, air yang digunakan oleh pelanggan itu sesuai dengan penggunaannya, maka kita menggunakan sistem android ini,” kata Aja.

Ia berharap dengan adanya pencatatan meter berbasis android ini bisa meningkatkan kualitas serta kinerja dari Perumda Air Minum Tirta Intan Garut.

“Harapan ke depannya yaitu meningkatkan kepercayaan dari pelanggan, meningkatkan kepercayaan dari internal kami PDAM, sehingga kita saling percaya terhadap air yang kita gunakan, tidak ada istilah lagi bahwa air ini terlalu besar, terlalu kecil, tapi sesuai dengan apa yang digunakan, sesuai dengan apa yang dipakai, sehingga pembaca ini tepat, karena kita menggunakan alat yaitu teknologi berupa android yang langsung bisa online,” harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Tirta Intan Garut, Haryono, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh jajaran direksi. Terlebih kegiatan ini merupakan kegiatan sangat penting, bukan saha berkaitan dengan mencari Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga dalam rangka mencari kualitas, kuantitas, dan kontinyuitas kegiatan Perumda Tirta Intan Garut.

“Jadi hari ini adalah untuk yang ke sekian kalinya dan sebagai dewan pengawas kami sangat mengapresiasi kepada direksi dan jajarannya, terutama bagian sumber daya manusia, bagaimana satu proses PDAM itu dilaksanakan, dari unit produksi, distribusi, sampai kepada regulasi, jadi kami tadi sampaikan kegiatan ini sangat penting, bukan hanya mencari PAD, tetapi kualitas, kuantitas, dan kontinyuitas kegiatan PDAM hari ini.” tandasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90