Terbakar Cemburu, Satu Nyawa Melayang

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : A Y Saputra

Kabupaten Pangandaran – Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis Polda Jabar berhasil meringkus pelaku penganiaan yang mengakibatkan meninggal dunia yang terjadi di Kecamatan Kalipucang Pangandaran wilayah hukum Polres Ciamis.

Pelaku berinisial MW (24) berhasil ditangkap di Cirebon, “Tersangka diamankan di Cirebon pada tanggal 11 September 2021,” tutur Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., didampingi Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Afrizal Afrizal Wahyudi Achmad, S.I.K., dan Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena NEB dalam Konferensi Pers di Media Center Mapolres Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (24/09/2021).

Kapolres menjelaskan, sebelum berhasil ditangkap, tersangka melarikan diri keluar kota, mulai dari Subang hingga ke Jakarta.

Kejadian penganiayaan tersebut dilakukan pelaku didasari karena cemburu dan dalam pengaruh minuman keras. Kejadian tersebut terjadi hanya sesaat ketika tersangka menunggu pasanganya di sebuah warung kopi.

“Kejadian tersebut pada tanggal 24 Agustus 2021di sebuah warung kopi daerah Regel Kalipucang. kronologis kejadian pelaku sedang menunggu teman wanitanya. Setelah lama menunggu, akhirnya datang namun bersama seorang laki- laki Nunu ( korban 1) karena terbakar api cemburu,teman wanitanya datang bersama orang lain, tersangka menyerang korban 1 dengan memukulkan botol minuman ke kepala korban,” jelasnya.

“Akhirnya terjadi pertengkaran,di saat bertengkar datanglah Nurdin ( korban 2) untuk melerai.Namun karena tersangka dalam terpengaruh alkohol, tersangka malah menyerang Nurdin dengan menendang uluh hati hingga terjatuh dan tak sadarkan diri. Saat dibawa ke Puskesmas terdekat, korban (Nurdin) sudah tidak bernyawa,”

Lanjut Kapolres, jadi dalam hal ini tersangka tidak ada motif dalam pembunuhan. Tersangka hanya dalam pengaruh minuman keras dan cemburu tersangka melakukan penyerangan kepada kedua korban yang salah satunya mengakibatkan meninggal dunia.

“Dalam hal ini, tersangka kita kenakan Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun Penjara,” pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60