Danramil 02/Prabumih Hadiri Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Pemkot Dengan BBLK Kota Palembang

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Iwan Brata

Kabupaten Muara Enim – Danramil 02/Prabumulih, Kapten CZi Didi Suratman turut menghadiri penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Prabumulih dengan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang bertempat di gedung Polymerase Chain Reaction (PCR) di RSUD Prabumulih,

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Walikota Prabumulih, Ir.H.Ridho Yahya,MM dan Kepala BBLK Palembang, dr.Andi Yussianto,MEpid, Direktur RSUD, drHesty Widianingsih, Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi,S.IK.,MH dan sejumlah Kepala OPD.

Kepala BBLK Palembang, dr.Andi Yussianto,MEpid mengatakan, dari hasil peninjauan gedung PCR di RSUD Prabumulih paling memenuhi standar bahkan lebih dan paling baik di Provinsi Sumatera Selatan.

“Standarnya sudah maksimal dan berbicara PCR, kita tentu berbicara resiko dan itu telah dipersiapkan. Kalau kita lihat dari empat daerah yang kita kunjungi, kita nyatakan di kota Prabumulih paling baik dan paling memenuhi standar,” ungkapnya.

Dikatakannya, dengan kerjasama itu maka setelah beroperasi gedung PCR harus menerapkan standar mutu tinggi, pemeriksaan akurat dan cepat serta resiko penularan terhadap petugas diminimalisir.

“Untuk di kabupaten kota juga baru gedung PCR Prabumulih yang punya drive thru dan ini akan sangat membantu dan bermanfaat. Gedung PCR Prabumulih ini akan sangat membantu kami karena 1.000 bahkan 3.000 sample kami terima, karena disini bisa 300 lebih sample bisa dilayani,” tambahnya.

Walikota Prabumulih, Ir.H.Ridho Yahya,MM mengatakan dibangunnya laboratorium PCR Prabumulih lantaran selama ini pemeriksaan harus ke Palembang dan luar kota begitupun masyarakat di kabupaten tetangga.

“Kita juga membangun tidak mau asal buat saja, kita mau Prabumulih ini beda, ruangannya, bentuknya, pelayanannya bahkam harganya sehingga bisa menjawab tantangan untuk PCR,” bebernya seraya mengatakan pihaknya langsung mengajak BBLK untuk pembangunan sehingga sesuai standar Kemenkes termasuk analis.

Walikota Prabumulih dua periode itu mengatakan, langkah awal pihaknya melakukan tes bersamaan di PCR Prabumulih dan di BBLK Palembang dengan harapan hasil sama sehingga nantinya jika telah siap diberi wewenang jaminan mutu maka hasil PCR Prabumulih bisa langsung digunakan.

“Makanya untuk itu kami siap melengkapi apapun ke kurangan, seperti gedung ini kami tiap malam pantau apa kekurangan kita siapkan. Harapan kami gedung PCR ini disuperpisi BBLK tapi bisa menghasilkan sendiri dan langsung bisa digunakan masyarakat. Untuk harga standar ke BBLK kalau tidak masalah misal BBLK Rp 480 ribu maka kota Rp 475 ribu sepanjang tidak menyalahi aturan,” pungkasnya.

Hadir dalam giat tersebut, Walikota Prabumulih, Ir,Ridho Yahya MM, Kepala BBLK Palembang, dr,Andre Yussianto,M,Epid, Kapolres Prabumulih, Danramil 02 / Prabumulih, Kapten CZi Didi Suratman, Kadis Kesehatan Prabumulih, Kepala RSUD kota Prabumulih, Kejari Prabumulih.

Pos terkait

banner 468x60