Audensi Berujung Walk-Out, FMPLS Minta Eksplorasi Panas Bumi Dihentikan Sementara

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Ayi Suherman

Kabupaten Sukabumi – Forum Mahasiswa Peduli Lingkungan Sukabumi (FMPLS) meminta, eksplorasi panas bumi (slim hole) oleh lembaga penelitian minyak dan gas (Lemigas) kementerian energi dan sumber daya mineral (ESDM) di Desa Sirnarasa Kecamatan Cikakak Kabupaten Sukabumi dihentikan sementara.

Hal tersebut di sampaikan Koordinator FMPLS Faiz Abdul Muhaimin setelah melakukan aksi walk out, dalam acara audensi yang masih berlangsung bersama perwakilan kementerian dan instansi terkait. di ruang rapat Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/9/2021).

Walk out mahasiswa tersebut disebabkan, tidak adanya titik temu antara mahasiswa dengan perwakilan dari kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Barusan dalam titik konsultasinya kita tidak menemukan solusi terbaik, yang jadi permasalahannya adalah Perda no 22 tahun 2012 tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang tidak di indahkan. Makanya kami menuntut pembangunan itu di hentikan sementara sebelum produser RTRWnya diselesaikan,” ucapnya.

Menurutnya, meskipun dampak lingkungan akibat eksplorasi tersebut tidak terlalu besar. Akan tetapi dampaknya terasa langsung oleh masyarakat. Apalagi terkait mobilisasi kendaraan alat berat dan lain sebagainya.

“Untuk dampak lingkungan kita akan kawal bareng-bareng nanti, yang harus jadi catatan jangan sampai pihak lemigas ataupun pihak terkait lalai terhadap dampak yang dihasilkan dari aktivitas eksplorasi tersebut.

Ia menegaskan, untuk langkah selanjutnya kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan ketua FMPLS. Dan berencana akan melakukan aksi lanjutan apabila tuntutan tersebut tidak diindahkan.

“Sebetulnya kami dari forum mahasiswa sangat mendukung kegiatan ini, tetapi di sisi lain kita juga harus memperhatikan dan mempertimbangkan prosedur yang ada, yang telah ditetapkan oleh Pemda dalam peraturan daerah,” tandasnya.

Sementara dari pihak pemerintah menyangkan aksi walk out mahasiswa, dikarenakan pemaparan ataupun tentang penjelasan yang mereka tanyakan belum selesai,” ungkap Asda II Kab Sukabumi Ahmad Riyadi.

Mereka keluar meninggalkan ruangan mungkin persepsinya tidak sama dengan kami, jadi teman-teman mahasiswa ini menanyakan tentang tata ruangnya, padahal sudah ada perdannya no 22 tahun 2012 tentang ekplorasi.

“Sebetulnya kita sudah terbuka mau menjelaskan tentang apa yang mereka tanyakan, jadi saya kira itu salah perbedaan persepsi aja, antara ekplorasi dan ekploitasi,” tandasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90