Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan APBD TA.2021 dan Penyampaian Hasil Reses

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Sermon Simanihuruk

Koran SINAR PAGI, BANGKA,- Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Bangka Tahun Anggaran 2021 Dan Penyampaian Hasil Reses di gedung DPRD Kabupaten Bangka, Senin (13-9-2021).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh ketua DPRD Bangka Iskandar Sidi S.IP. dan dihadiri ,Bupati Bangka, Wakil Bupati Bangka, Forkopimda Kabupaten Bangka, OPD, camat dan lurah se- Kabupaten Bangka.

Bupati Bangka dalam penyampaian Nota keuangan dan rancangan perubahan APBD tahun 2021 ada 4 isi RAPBD yang menjadi pembahasan dan penyampaian dari Pihak Kabupaten Bangka yakni Pertaman , Belanja pegawai yang diprioritaskan untuk membiayai gaji dan tunjangan ASN yang semula dianggarkan 503, 6 milyar rupiah menjadi 491, 36 atau berkurang sebesar 11, 69 milyar rupiah, kedua , Rasionalisasi belanja Barang dan jasa yang sebelumnya ditargetkan 412, 29 milyar rupiah menjadi 491, 36 miliar rupiah, ketiga , Penyesuaian besaran belanja hibah yang semula dianggarkan sebesar 36, 59 milyar rupiah menjadi 35, 70 milyar rupiah, keempat , ,Belanja bantuan sosial yang semula 1, 26 milyar rupiah menjadi 1, 96 milyar rupiah dari APBD induk 2021 yang ditargetkan sebesar 3, 21 milyar rupiah.

Kita sampaikan nota keuangan perubahan APBD tahun 2021 dan nanti akan dibahas bersama antara tim anggaran ekskutif dan legislatif dan tadi sudah kami sampaikan bahwa diakhir tahun kita tidak boleh adanya suatu defisit anggaran jadi lita harus nol defisit anggaran sehingga kita harus melakukan terutama meningkatkan pendapatan dan juga melakukan dari pada refocusing daripada pembiayaan pembiayaan kita sehingga nanti pada saat akhir tahun tidak adanya suatu defisit anggaran, Kata Bupati,

Menurut Bupati Bangka, dalam RAPBD Kabupaten Bangka tahun 2021 ini juga pihaknya memfokuskan terhadap permasalahan kesejahteraan pegawai di lingkup Kabupaten Bangka sehingga secara umum jika tidak akan mempengaruhi kondisi defisit anggaran pada akhir tahun 2021 mendatang, sehingga pembahasan ini adalah hal mutlak yang harus di pikirkan.

Tetapi masalah kesejahteraan pegawai seperti masalah TPP, Gaji dan juga buat tenaga kontrak tidak adanya suatu pengurangan terhadap mata pendapatan mereka, yang penting nanti bagaimana kami selaku pemerintah akan meningkatkan suatu pendapatan sehingga pada saat akhir tahun tidak ada suatu defisit angggaran,tandasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90