Gebyar Vaksinasi Pelajar Serentak Di KCD Wilayah VIII Sukseskan Agenda PTM

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Kantor Cabang Dinas Wilayah VIII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat berupaya mentargetkan vaksinasi khusus pelajar di Sumedang dan Kabupaten Bandung selesai bulan September. Pelaksanaanya mengikuti arahan ketua devisi askelerasi vaksinasi Jawa Barat, H. Dedi Supandi M.Si. Pihak sekolah menyelenggarakan gebyar vaksinasi untuk mewujudkan terget tersebut.

Kepala Seksi Pelayanan KCD Wilayah VIII, Ida Rohimas Kurnia S.Ip mengungkapkan saat ini kepala Dinas Pendidikan mendapatkan amanah sebagai ketua divisi akselerasi vaksinasi Jawa barat. KCD yang merupakan pokja vaksinasi di daerah berupaya terus kordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten Sumedang dan Bandung. Melalui audensi pertemuan bersama kepala daerahnya. Hasil kordinasinya sudah banyak pelajar di sekolah telah menerima vaksinasi, diantaranya pelajar di SMKN dan SMAN 1 Sumedang, SMA Negeri Conggeang, SMAN Cikancung dan SMK Pasundan Jatinangor. Selain itu juga beberapa pelajar di Sekolah Luar Bias atau SLB/SLBN dan kelompok disabilitas sudah divaksin. Pelaksanaanya melibatkan satgas covid19, puskesmas setempat dan organisasi lainya, ucapnya

Kepala Sekolah SMAN 1 Cikancung, Kabupaten Bandung, Evi Vironita S.Pd menyampaikan program vaksinasi di SMAN 1 Cikancung, alhamdulillah melalui petunjuk dari Kepala Cabang Dinas, Hj. Otin Martini, M.Pd telah terlaksana. Hari ini vaksinasi yang dibantu penyediaan vaksinnya oleh Kodim telah berlangsung. Pihak Kodim juga dengan stok vaksin yang ada, saat ini menawarkan ke pihak sekolah lain yang belum menyelenggarakan vaksinasi masal bagi pelajarnya.

Sejak awal pihak dinas begitu semangat memperjuangkan untuk vaksinasi pelajar. Kami pihak sekolah menindaklanjuti kebijakan dinas dengan kordinasi bersama camat Cikancung. Bermodal dukungan penguatan dari Disdik dengan Dinas Kesehatan, dan terus diingatkan KCD tentang vaksinasi melalui group Washapp agar semuanya berjalan lancar. Peran Hj. Otin Martini, M.Pd KCD sangat hebat dan agresif menyampaikan programnya, berupaya terdepan mendukung dan mewujudkan program Dinas Pendidikan sampai ke sekolah-sekolah, jelasnya

Sedangkan Surahman M.MPd, Kepala SMAN 1 Pangalengan mengungkapkan kebijakan KCD sangat responsif, menjalankan tugasnya dengan cepat. Walupun kadang sekolah kerepotan mengikutinya, seperti halnya vaksinasi ini. Namun melalui cara pimpinan saat mensosialisasikan targetnya sangat menginspirasi, sehingga programnya mudah dijalankan atau dilaksanakan.  Beliau Hj. Otin Martini, M.Pd, figur yang  familier  dalam memimpin kedinasan dan cepat hingga tepat saat mengarahkan kepala sekolah untuk menyelesaikan masalah atau hambatan yang muncul, ungkapnya.

Kepala SMAN 1 Katapang, Drs. Iwan Kurniawan memaparkan perihal vaksinasi di wilayah Kabupaten Bandung. Ada sekolah yang sudah, sedang, dan belum. Seperti halnya SMAN 1 Katapang sedang berkordinasi dengan pihak Polresta Bandung untuk bantuan vaksinnya. Namun karena tenaga medisnya terbatas, kita pinjam dari puskesmas Sangkanhurip dan harus mengantri untuk memperoleh jadwal pelaksanaanya. Insha Alloh dalam waktu dekat terlaksana. Melalui vaksinasi ini beberapa sekolah sudah menyelenggarakan Pendidikan Tatap Muka Terbatas atau PTMT, diantaranya SMAN 1 Margahayu, Rancaekek dan Sekolah lainnya yang sudah lolos verifikasi syarat PTMT.

Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com di lokasi vaksinasi SMAN Conggeang & SMK Pasundan Jatinangor. Pelaksanaan vaksinasi berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sejak pagi hari para siswa yang akan menerima vaksinasi pelajar sudah menyerahkan formulir pendaftarannya.

Gebyar percepatan vaksinasi pelajar di SMAN Conggeang mendapatkan perhatian dan dukungan dari orang tua siswa. Hal ini terlihat dari lembar surat persetujuan siswa menerima vaksinasi yang ditanda tangani oleh para orang tua siswa. Mereka seluruhnya menyatakan menyetujui untuk menerima Vaksinasi. Pada tahap awal diikuti oleh 356 orang siswa.

Sedangkan di sekolah lain, sebanyak 987 siswa SMK Pasundan Jatinangor melaksanakan vaksinasi Covid-19, pada awal bulan September 2021. Upaya tersebut sebagai dukungan program percepatan vaksinasi 70 persen menuju Herd Imunnity. Juga sebagi persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Vaksinasi pelajar serentak ini merupakan langkah persiapan pembelajaran tatap muka. Sekolah-Sekolah yang berada di Wilayah VIII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sudah berkoordinasi dengan pihak terkait.

Pada pelaksanaan vaksinasi, hadir Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat ( LO Satgas Komite Kebijakan Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi)  Dr. Ika Mardiah M.Si, Camat Jatinangor, Herry Dewantara, Kapolsek Jatinangor Kompol Aan Supriatna,  Danramil Lesly Darmawan dan Kasi Trantib Jatinangor, Agus Sobarna.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90