Wagub Jabar Simbolis Bankeu Khusus Desa Rp. 46 Milyar Di Perbatasan Jabar – Jateng

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: Dwi Arifin
Koran Sinar Pagi (Kuningan) -, Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, mengadakan kunjungan kerja sehari di Desa Bantarpanjang Kec. Cibingbin Kab. Kuningan, Sabtu (04/09/2021).

Bantarpanjang adalah salah satu desa diujung timur Kab. Kuningan, dan berbatasan langsung dengan Brebes, Jawa Tengah.

Kedatangannya di Desa Bantarpanjang, Wagub Jabar yang akrab disapa Kang Uu disambut tabuhan rebana yang dimainkan oleh ibu-ibu majlis ta’lim setempat.

Sejumlah warga lain yang berada disekitar lokasi acara, tampak sumringah melihat kehadiran orang penting di Jabar tersebut ke desanya.

Juga turut menyambut, Wakil Bupati Kuningan, Sekda Kab. Kuningan, Kepala DPMD Prov. Jabar, Kepala Bapeda Prov. Jabar, Kepala DPMD Kab. Kuningan, Kepala CDK VIII Dishut Prov. Jabar, Administratur KPH Kuningan, Camat Cibingbin, dan pejabat lainnya.

Dalam kunjungannya, Kang Uu menyerahkan simbolis bankeu khusus desa Rp. 46 Milyar untuk 361 desa, dan masing-masing menerima sebesar Rp. 130 juta per desa.

Bankeu khusus desa yang bersumber dari APBD Jabar TA. 2021, merupakan bantuan reguler yang disalurkan secara merata ke 5.312 desa di Jabar.

Menurut Kang Uu, Pemdaprov Jabar tetap konsisten untuk memberikan bankeu khusus desa meski mengalami kesulitan anggaran akibat Covid-19.

“Bankeu khusus desa tahun ini, komponen peruntukannya berbeda dengan tahun sebelumnya. Yaitu adanya tambahan penghasilan untuk BPD dan pembuatan media publik luar ruang,” imbuh Kepala DPMD Prov. Jabar, Ir. Bambang Tirtoyuliono, MM.

Selain bankeu khusus desa, secara simbolis diserahkan pula bantuan literasi digital berupa laptop kepada BUMDes hasil kerjasama dengan platform e-commerce Shopee.

Rencananya sebanyak 5.000 unit laptop dan neonbox akan diberikan secara bertahap kepada BUMDes di Jabar. 5 (lima) diantaranya BUMdes di Kab. Kuningan, yaitu Bantarpanjang, Sukaharja, Citenjo, Ciangir, dan Randusari.

Kerjasama Shopee dengan Pemdaprov Jabar sempat memperoleh apresiasi dari Kementerian UMKM, karena dapat mendorong produk-produk UMKM bersaing di era perdagangan terbuka.

Tugu Batas Desa Jabar – Jateng

Pemdaprov Jabar mengaku perhatiannya kepada desa-desa, tidak hanya dalam bentuk bankeu khusus saja.

Pembangunan tugu batas desa yang berbatasan langsung dengan provinsi lain, seperti Jawa Tengah dan Banten merupakan bentuk keberpihakan Pemdaprov Jabar untuk mempertegas batas administrasi wilayah.

Selain menunjukkan batas administrasi wilayah, tugu desa diperlukan untuk memperkuat kewibawaan dan identitas Jawa Barat.

Menurut Bambang, terdapat 101 desa perbatasan, baik dengan Jawa Tengah maupun Banten.

“Posisi desa perbatasan sangat strategis. Selain gerbang masuk menuju Jawa Barat, daerah-daerah itu merupakan representasi Jawa Barat, sehingga harus ditata dengan baik,” tegas Bambang.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian Pemdaprov Jabar kepada desa-desa di wilayah Kab. Kuningan.

“Atensi dari Pemdaprov Jabar ini, menambah kebahagiaan kami yang masih diselimuti suasana peringatan Hari Jadi Kuningan ke 523,” ujarnya.

Tuturnya lagi, dukungan Pemdaprov Jabar ini diharapkan mampu membangkitkan semangat para pelaku pembangunan untuk bersama-sama memajukan Kab. Kuningan dalam mendukung Jabar Juara Lahir Batin.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90