DPD Laskar Indonesia Garut, Ungkap Temuan Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan Perundang – undangan di Dinas Kesehatan Garut

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Fitri

Kabupaten Garut – DPD Laskar Indonesia Garut mengungkap temuan berdasarkan dokumen yang diterima DPD Laskar Indonesia atas hasil temuan BPK tahun anggaran 2020 atas LHP LKPD Garut TA 2020 atas LHP atas sistem pengendalian intern dan kepatuhan perundang undangan di Dinas Kesehatan Garut.

Temuan tersebut yaitu pembayaran pajak penghasilan atas kegiatan sejuta masker sebesar Rp.109.956.000, pengadaan masker 325.480.000, pembayaran belanja jasa pelayanan kesehatan atas iuran PBI jaminan kesehatan belum berdasarkan data yang valid (selisih perhitungan Rp.61.650.599, terdapat pembayaran PBI yang tidak ada NIKnya senilai Rp.129.834.000 dan terdapat peserta yang ditangguhkan tapi tetap dibayar).

Selain itu temuan lainnya yaitu kekurangan volume RMC senilai Rp.1.386.000 pekerjaan, pembayaran PPh 22 dan PPN belanja tidak terduga pada dinas kesehatan tidak sesuai, mekanisme realiasasi anggaran belanja BPP sekertariat tidak sesuai ketentuan, bukti realisasi belanja tidak didukung dengan dokumen yang memadai Rp.644.734.810,00,

“Dari semua temuan tersebut indikasi adanya kerugian keuangan negara / daerah kondisi tersebut disebabkan lalai, kurang cermat dan tidak melaksanakan tugasnya sesuai dengan peraturan perundang undangan,” ucapnya, Sabtu (4/9/2021).

DPD laskar Indonesia mencoba mengkonfirmasi lewat surat ke dinas kesehatan garut terkait tindak lanjut temuan tersebut. “Namun sampai saat ini kami belum menerima surat balasan dari Dinas Kesehatan Garut,” pungkasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60