Tujuh Pelaku Pengeroyokan Geng Motor Diciduk Polisi

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Jeky

Kabupaten Sumedang – Satuan Reserse krminal Polres Sumedang  menciduk tujuh tersangka pelaku  pengeroyokan terhadap empat korban yang alami luka cukup serius, ke tujuh tersangka itu  ditangkap di dua tempat berbeda, pada Senin, (23 /8/21) lalu.

Diungkapkan Kapolres Sumedang,AKBP Eko Prasetyo Robbyanto ,ketujuh tersangka itu berinisial, Omi (33), Alex (24), Buek (22), Bocut (21), Kebi (20), BN (33) dan MARP yang masih dibawah umur.

Sementara keempat korban pengeroyokan, harus dilarikan ke RS di Majalengka karena harus menjalani perawatan intensif, sedangkan satu diantara harus menjalani operasi karena luka yang cukup serius.

Saat digelar konferensi pers, Rabu (25/8/21), Kapolres  mengungkapkan, aksi pengeroyokan tersebut didasari oleh balas dendam yang dilakukan oleh salah satu geng motor terhadap geng motor lainnya.

“Sebelumnya, geng motor Baraya telah melakukan pemukulan terhadap salah seorang anggota geng motor XTC. Sehingga dari pihak XTC melakukan aksi balas dendam,” ujar Kapolres

Saat melakukan aksinya para tersangka secara berkelompok menggunakan kendaraan menuju ke kosan Bento yang diduga tempat berkumpulnya geng motor Baraya, kemudian mereka melakukan penganiayaan terhadap MM dan FMI.

“Para tersangka pengeroyok FMI diketahui menggunakan stik bisbol dan membacok korban dengan senjata tajam.”, jelas Kapolres.

Akibatnya, tambah nya,  korban mengalami luka pada beberapa bagian tubuh.

Selain itu para tersangka juga melakukan pengeroyokan terhadap RS dengan cara membacok dan memukuli, sehingga korban mengalami sobek di tangan kanan dan kiri.

“Sedangkan pada korban CS, para tersangka melakukan pembacokan dengan senjata tajam dibagian kepala dan pundak kiri. Sehingga korban mengalami luka bekas sayatan benda tajam dibagian pundak,” terang  Kapolres.

Dari para tersangka , lanjut nya, disita beberapa barang bukti, berupa tiga golok, satu pipa besi,  tiga unit sepeda motor yang digunakan dalam melakukan aksinya, serta beberapa barang bukti lainnya.

“Para tersangka tersebut kuni dikenakan Pasal 351 ayat (1) KUH Pidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan dan Pasal 170 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat (1) KUH Pidana dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun”, pungkas Kapolres.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90