Intimidasi Wartawan, Kades Tanjung Agas di Polisikan

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Heri Kusnadi

Kabupaten Ogan Ilir – RS Wartawan Widea Zone didampingi Kuasa Hukumnya, Viktor melaporkan Kepala Desa Tanjung Agas, NZ ke Mapolres Ogan Ilir, terkait intimidasi yang dilakukan sang Kades terhadap korban RZ beberapa waktu lalu.

“Saya bersama dengan kuasa hukum media kami, telah membuat laporan terkait upaya intimidasi yang dilakukan NZ saat liputan Program Pembagunan Desa (Pamsimas),” ungkap RZ, Kamis (19/08/2021).

RS mengatakan, kejadian berawal saat dirinya dan rekan wartawan lainnya, menemui Kades Tanjung Agas untuk konfirmasi mengenai kegiatan dan program di desa tersebut, Senin (9/8/2021) lalu.

“Awalnya pagi hari kami ingin konfirmasi terkait kegiatan rencana di Desa Tanjung Agas dengan menemui Kades NZ di kediamannya, namun istri Kades menyebutkan jika kades sedang tidak berada di rumah,” tuturnya.

Dijelaskan RS, dirinya sempat meminta nomor ponsel oknum Kades tersebut kepada sang istri untuk keperluan peliputan.

Menjelang sore hari sekitar pukul 16.30, saat dirinya hendak pulang ke rumah, ketika melintas di sekitar rumah Kades, dia melihat sang Kades sedang berada dirumah.

“Waktu lewat rumah Kades, saya melihat Kades ada diteras rumahnya sedang menerima tamu, kemudian saya menghampirinya,” lanjut RZ.

Sempat menyapa saat tiba di rumah Kades, lanjut RS, namun kedatangan dirinya untuk menanyakan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Desa itu diduga membuat Kades tidak senang. Hal itu terlihat dari ekspresi Kades yang kelihatan emosi.

“Kades itu diduga tidak senang, tanya saja sama wartawan lain, sepertinya sering sekali kalian memantau pekerjaan ini, kita ini sering ketemu di kantor Camat. Kalau mau uang bilang saja, tidak perlu cari-cari kesalahan. Untung saja anda perempuan, kalau tidak mungkin lain ceritnya,” ujar RS menirukan ucapan NZ saat itu.

Tidak sampai di situ, tambah RS, saat dirinya hendak pulang dan memeriksa keberadaan plang informasi terkait proyek PAMSIMAS senilai Rp.250 juta tersebut, dirinya dibuat terkejut saat mengetahui bahwa oknum Kades tersebut mengikuti dirinya dari belakang menggunakan sepeda motor.

“Awas saja kalau jadi berita, kamu tanggung jawab,” cerita RS.

Hari Jum’at (20/8/2021) dengan didampingi suaminya, ia mendatangi Mapolres Ogan Ilir untuk mempertanyakan perkembangan laporannya yang telah disampaikan kepada Reskrim Polres Ogan Ilir sebelumnya.

“Saya tadi kembali datang ke Polres Ogan Ilir untuk mempertanyakan perkembangan dari berkas penyidikan (BAP) kemarin,” terangnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir melaui KBO Iptu Herman mengatakan bahwa laporan dari Pelapor RS sudah diterima pihaknya, dan selanjutnya akan dilakukan langkah penyidikan.

“Laporan saudari RZ sudah kita terima, dan akan ditindaklanjuti dengan langkah berikutnya,” ujarnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90