Pewarta: Dwi Arifin
Koran Sinar Pagi (Banyumas)-, Media massa yang hadir dengan tampilan baru melalui media onlinenya, semakin tumbuh berkembang. Bagaikan sayap kiri dan kanan, media cetak dan online terus hadir beriringan di tengah-tengah alam pemikiran masyarakat sebagai publik bacanya. Bahkan untuk sebagian kaum intelektual muda koran masih menjadi pilihan sebagai alternatif ruang edukatif proses pembelajarannya.
Briliani Dai’yah, Ambassador Media Massa Koran Sinar Pagi menyampaikan jika membaca koran dan media online, bagaikan antara memegang uang kertas dengan uang digital, ada rasa yang khas antara keduanya. Begitu juga belajar atau menimba ilmu dari koran dan media online pasti kualitasnya berbeda, ucapnya saat interaktif bersama koransinarpagijuara.com
Selain itu, adanya kemajuan bahan bacaan, misalnya buku yang merupakan sahabat koran, walaupun buku lebih lahir terlebih dahulu di tengah peradaban. Namun keduanya tetap hadir beriringan memberikan rasa yang berbeda saat menyampaikan ilmu pada pembacanya. Bahkan ada yang menganggap koran adalah “Teks hidup” saat dibaca, karena isinya cenderung bergerak menelusuri sejarah atau memprediksi hari esok hingga puluhan tahun ke depan, melalui tayangan berkelanjutan setiap cetakan hariannya.
Menurutnya eksistensi koran untuk alternatif ruang pembelajaran yang tak terbatas waktu. Dipilih oleh sebagian kaum intelektual muda yang ingin merasakan suasana baru dalam proses mencari ilmunya. Mereka meluangkan waktunya untuk silahturahmi pemikiran antara narasumber, penulis dan pembacanya melaui ruang baca media massa. Misalnya intelektual para pejabat akan mudah dicerna oleh rakyatnya melalui tayangan di koran. Jadi secara langsung sejak dulu alat yang cenderung efektif untuk menyebar luaskan ilmu pengetahuan kepada masyarakat di antaranya koran. Karena di dalam koran itu kadang berisi masalah sosial hingga solusi berupa gagasan dari para pejabat tinggi, kaum akademisi dan pandangan ulama untuk membangun atau memperbaiki kondisi bangsanya. Sehingga banyak ragam ilmu yang dapat dinikmati pembacanya untuk menyegarkan dan menumbuhkembangkan alam pikirannya. Kemudian hasilnya, jika pikirannya sehat maka langkahnya akan tepat selaras dengan jasmaninya yang kuat. Karena dipandu oleh ilmu baru yang menggerakkan pikirannya.
Briliani Dai’yah menyimpulkan maka sementara disimpulkan koran yang memiliki ragam isi berbagai ilmu pengetahuan. Sejak dahulu sampai sekarang tetap menjadi alternatif pembelajaran, bagi manusia yang haus ilmu untuk perkembangan ketajaman berpikirnya, meningkatkan keahlian dan modal literasi pencapaian cita-citanya.







