Perangi Narkoba, Polres Sukabumi Buka Kampung Tangguh Anti Narkoba

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Ayi Suherman

strong>Kabupaten Sukabumi – Mengantisipasi meluasnya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Sukabumi, Kasat Narkoba Polres Sukabumi AKP Kusmawan, turun langsung membawa program Kampung Tangguh Anti Narkoba.

“Dalam rangka Kampung Tangguh Anti Narkoba, program yang diintruksikan dari Mabes Polri dan Polda Jabar guna mencegah dan memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, memberi edukasi informasi pemahaman kepada masyarakat agar anak, saudara dan tetangga tidak terjerumus dan mencoba hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain,” ujar Akp Kusmawan, Selasa (29/6/2021).

“Kita datangi Desa yang ada di wilayah hukum Polres Sukabumi, dengan menggandeng Babinmas, tokoh ulama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di desa tersebut. Kampung tangguh dengan programnya ini, kita memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat, mengarahkan anak muda kepada hal-hal yang positif,” jelasnya.

Kusmawan mengatakan, bagaimana caranya agar mengurangi dan mencegah penggunaan dan peredaran narkoba di kalangan generasi muda, dengan memilih desa yang memiliki atau berdekatan dengan area wisata, dengan tujuan agar masyarakat tidak terbawa dan terpengaruhi oleh gaya hidup pendatang.

“Kolaborasi dilakukan dengan desa, karena sedikit banyaknya desa mengetahui bagaimana memberdayakan masyarakat untuk produktif, bagaimana mengalihkan masyarakat khususnya anak muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” tuturnya.

“Program ini menjadi jembatan bagi masyarakat melalui desa, dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba, ketika masyarakat menemukan atau melihat.

Bahkan dari keluarga jika mencurigai anaknya terkontraminasi atau menggunakan obat-obatan terlarang atau narkoba bisa langsung membawa ke desa dan menginformasikan ke pihak berwajib untuk di tindak lanjuti. Selanjutnya untuk dilakukan proses hukum atau rehabilitas. Dengan harapan tidak ada lagi pengguna atau pengedar narkoba di wilayah hukum polres sukabumi,” tandasnya.

Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif mengatakan, bahwa kampung tangguh anti narkoba itu menjadikan suatu kawasan atau wilayah di tingkat desa, untuk masyarakat tersebut teredukasi dan masyarakat tersebut tahu, bahwa narkoba itu adalah tindak pidana yang tidak boleh dilanggar oleh masyarakat.

“Dengan adanya kampung tangguh anti narkoba tersebut diharapakan masyarakat bisa mencegah masuknya peredaran narkoba di wilayah atau kampung tersebut, sehingga masyarakat tersebut hidup sehat tanpa narkoba, patuh hukum dan masyarakat tersebut jauh dari narkoba,” imbuhnya.

“Kenapa kita pilih desa yang berpotensi wisata, artinya masyarakat yang ada di sana itu terjadi keluar masuk masyarakat luar, sehingga terjadi potensi peredaran narkoba, kita cegah masyarakatnya dari dalam agar menolak apabila ada masyarakat luar melakukan transaksi di kampungnya tersebut,” Tegasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60