Bertahun-Tahun Tanah Untuk SMK Negeri 1 Arjasari Bandung Belum Pasti Dimiliki

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Menurut Data Pokok Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, SMKN 1 Arjasari memiliki Tanggal SK Pendirian : 2017-09-26, Waku Penyelenggaraan : Siang, Sertifikasi ISO : Belum Bersertifikat, belum memiliki akreditasi dan belum memiliki lahan milik sendiri. Dengan kondisi tersebut yang bertahun-tahun, SMK Negeri yang memiliki jurusan kompetensi dasar Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian dan Bisnis Daring dan Pemasaran semakin kurang diminati calon pelajar dan sulit bersaing dengan sekolah lainnya.

Kepala SMKN 1 Arjasari, Moh. Rofik Zen mengungkapkan hingga saat ini kejelasan kapan SMK ini mandiri memiliki lahan belum pasti. Tapi terakhir perkembangannya udah ada pertemuan kades, camat, dan saya bertemu tiga kali dengan Bupati. Ada obrolan khusus tentang solusi lahan untuk SMK, diantaranya aset pemerintah daerah yang ada di depan kantor camat, dan lahan lainnya yang jadi alternatif ke 2.

Dulu itu sempat ada pengajuan lokasi tanahnya ada di jalur hijau, jadi tertolak. Karena syarat tanahnya harus jalur kuning. Maka kita berjuang kembali, sambil menunggu kebijakan Bupati, kantor cabang dinas pendidikan / KCD dan kepala dinasnya. Syukur-syukur tahun ini ada hasilnya, karena kalau ditunda-tunda sangat mengkhawatirkan kedepannya. Kalau dari dinas, kemungkinan baru pengajuan untuk tahun depan dan itu juga belum pasti, karena pengajuan itu ada yang ditolak biasanya.

Rofik menegaskan siap berjuang untuk tanah SMK yang dipimpinya, mulai dari akreditasi yang ibarat simnya, saat ini tinggal menunggu verifikasi dari pihak terkait. Kalau semuanya berjalan lancar nanti direncanakan penambahan jurusan.

Menurutnya dengan status lahan menumpang, makin lama makin kurang baik, terus kalau ada bantuan sarana sekolah, karena tidak ada ruang untuk menampungnya jadi sulit difungsikannya. Tahun ini siswa dari proses peneriman siswa didik baru 50, biasanya saat PPDB udah sampai 90, kalau dulu kami bisa ke lokasi promosi, sedangkan sekarang karena pandemi jadi dibatasi.

Rofik berniat akan menghadirkan program kolborasi pemanfaatan lahan kosong untuk mengolah pertanian diwilayah sekitar. Bekerjasama dengan instansi lain untuk saling menunjang meningkatkan sumber daya manusia dan alam agar terciptanya lapangan kerja

Pos terkait

banner 468x60