Pilkades Serentak 2021 Diminati Magister

Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak di Kabupaten Bandung akan berlangsung di 49 desa pada tanggal 14 Juli 2021. Berbagai tokoh masyarakat yang memiliki latar belakang aparat desa, tokoh pemuda, aktifis, akademisi, pengusaha dan yang lainnya, mereka tertarik mengikuti Pilkades tahun ini.

Media cetak dan online Koran SINAR PAGI membuka halaman khusus “Antar Desa” untuk menjadi ruang publikasi bagi para calon kepala desa menyampaikan gagasan tentang rencana program kerja pembangunan di desanya kedepan. Ruang publikasi “Antar Desa” ini dihadirkan untuk memberikan informasi yang utuh tentang calon kepala desa, agar masyarakat memiliki pertimbangan dan referensi, sebagai landasan menyalurkan suara politik saat pesta demokrasi di desanya.

Diantara Bakal Calon Kepala Desa yang sempat interaktif bersama koran Sinar Pagi ialah Drs. Aminuddin M.Si, menurutnya mengikuti Pilkades merupakan langkah awal mensejahterakan warga dengan membangun desanya ke arah yang terbaik. Kalau dihitung-hitung banyak yang harus dikorbankan untuk ikut serta menjadi calon kepala desa. Saya sebagai dosen, Aparat Sipil Negara / ASN di Kemenag, jika dibandingkan dengan gaji hingga tunjangan kepala desa lebih banyak yang diterima sebagai ASN. Namun karena saya ingin membangun desa yang maju dan masyarakat sejahtera. Jadi mencalonkan diri sebagai niat membangun “lemah cai” tempat kelahiran.

Aminuddin mengungkapkan sebelumnya juga sejak masih muda sudah aktif di karang taruna, lembaga desa, LPMD, BPD dan Da’i Kamtibmas Polres Bandung. Nanti kalau ditakdirkan jadi kepala desa, lembaga yang erat dengan desa. Seperti forum RT/RW, DKM, ulama dan forum lainnya akan diaktifkan dan diberdayakan.

Menurutnya dengan anggaran yang masuk ke desa yang terkumpul dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa. Sudah semestinya melalui musyawarah desa ada perhatian khusus berupa bantuan bagi anak yatim, anak dari keluarga kurang mampu, orang jompo dan pemilik rumah tidak layak huni. Hal seperti yang perlu diprogramkan kedepan. Intinya kepala desa harus amanah dan peduli kepada mereka.

Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com, Drs. Aminuddin M.Si merupakan dosen di STAI Yamisa, dan pengawas pendidikan Kemenag Kabupaten Bandung. Lulusan dari IAIN Sunan Gunung Djati 1993 dan pasca sarjana / magister STIA Mandala Indonesia 2010. Hampir aktif di 20 organisasi untuk berperan mengabdi kepada masyarakat.

(186)