Kasus Covid19 Di Pesantren Menurun !

Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Bandung)-, Kasus covid 19 dilingkungan pondok pesantren wilayah Kabupaten Bandung, jika dibandingkan antara tahun ini dengan tahun lalu, hasilnya jumlah kasusnya menurun. Sehingga jika nanti awal tahun ajaran baru madrasah yang memiliki santri dan menetap di pondok pesantren akan menyelenggarakan pendidikan tatap muka semua diperkirakan siap.

H. Asep Saefulloh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren
Kemenag Kab. Bandung menyampaikan selama ini prokes di lingkungan Kemenag dijalankan beserta lingkungan pendidikan dibawahnya. Seperti aturan yang ditegakan bagi mereka saat masuk pondok harus negatif covid19 dan mereka dikarantina terlebih dahulu, ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya (2/6/2021)

Dan untuk santri beserta guru yang tidak menetap di pondok, maka kami arahkan untuk belajar daring /online. Karena biasanya sebab terjadi kasus itu awalnya dari orang yang keluar masuk pesantren.

Menurutnya dari laporan orang tua siswa, saat pandemi banyak yang mengeluhkan tentang kondisi anaknya cenderung tidak disiplin. Beda dengan saat di pesantren, lebih terjaga dan terbangun kedisiplinannya. Sehingga pendidikan tatap muka, normal seperti dulu sangat diharapkan bagi mereka.

H. Asep menyimpulkan kalau di Kabupaten Bandung kurang lebih ada 430 pondok pesantren yang dimonitor saat pandemi. Jika dibandingkan tahun 2020 dengan tahun 2021, hasilnya banyak jumlah penurunan kasus covid19 di pondok pesantren. Diantaranya karena usaha ormas islam seperti NU dan Muhammadiyah, mereka membentuk dan menurunkan tim satgas covid19 ke lingkungan pendidikan yang ada dibawahnya.

Selain itu juga Kemenag Kabupaten Bandung, Dinkes dan Satgas covid 19 di tingkat kecamatan, terus berkordinasi untuk menekan penyebaran virus covid19 dan menerapkan protokol kesehatan untuk keselamatan bersama.

(21)