Abaikan Prokes, Petugas Gabungan Bubarkan Wisatawan di Sepanjang Pantai Sukabumi

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Ayi Suherman

Kabupaten Sukabumi – Petugas gabungan TNI, Polri dan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi, membubarkan pengunjung disejumlah objek wisata pantai Cisolok dan sekitarnya. Hal itu dilakukan dalam rangka menertibkan Protokol Kesehatan (Prokes) di tempat rekreasi tersebut.

Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Sarif mengatakan, penertiban tersebut dilakukan lantaran beberapa wisatawan mengabaikan Protokol Kesehatan saat mengunjungi tempat rekreasi.

“Pagi Hari ini ada masyarakat yang berkunjung ke pantai, dan ada beberapa warga yang tidak tertib Prokes, akhirnya kami TNI-Polri dan pemerintah daerah melakukan penertiban terhadap mereka,” Ungkapnya. Minggu (23/05/2021).

Menurutnya, penertiban protokol kesehatan di sejumlah objek wisata ini akibat adanya pengunjung yang lolos saat dilakukan pemeriksaan di Pos Penyekatan, karena tidak dapat terbendung seluruhnya lantaran berbaur dengan aktivitas masyarakat sekitar.

“Jadi ada masyarakat yang masih lolos untuk berwisata, karena jalan Palabuhanratu ini bercampur dengan pemukiman dan aktivitas masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, karena hal tersebut, pada saat melakukan pemeriksaan di Pos Penyekatan tidak semua pengendara yang datang dapat dialihkan, sehingga sebagian kecil masyarakat masih bisa lolos dari pengamatan petugas.

“Kita juga tidak bisa serta merta memblokade semua kendaraan yang masuk, untuk memfilter (menyaring) mana warga lokal kecamatan Cisolok, Cikakak dan sekitarnya dan mana warga dari luar daerah,” terangnya.

Sementara ketika disinggung soal video viral penumpukan pengunjung yang membludak di salah satu objek wisata ia menegaskan, kejadian itu tidak benar karena petugas di lapangan sudah melakukan pengecekan ke lokasi tersebut.

“Tadi hasil monitoring saya tidak tahu pengambilan videonya seperti apa, namun pada saat petugas kami datang untuk memonitoring tempat wisata itu, apa yang di gambarkan dalam video tersebut tidak benar, jadi masyarakat yang datang di lokasi wisata jarang-jarang hanya pengambilannya saja yang terlihat ramai,” paparnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90