Puluhan Binatang Babi Hutan Mati Di Simatera Selatan, Diduga Akibat Demam Babi Afrika

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Iwan Brata

Sumatera Selatan – Warga Sumatera Selatan digegerkan dengan ditemukan banyaknya bangkai babi hutan.

Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumatera Selatan, Jafrizal mengungkapkan, itu terjadi dibeberapa kabupaten, yakni Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu Selatan, Muara Enim Musi Rawas, dan beberapa kabupaten lain di Sumatera Selatan.

Dari hasil pemeriksaan laboratorium Balai Veteriner Lampung hasilnya positif mati akibat African Swine Fever (Demam Babi), ungkap Jafrizal.

“Kasus Demam Babi Afrika di Sumsel sebenarnya telah muncul pertengahan tahun lalu, ketika itu ratusan babi ternak di Palembang mati mendadak terus meluas mengarah pada babi hutan hingga tak terkendali sampai saat ini,” ujarnya.

Tetapi menurutnya penyakit tidak menular pada manusia, diharapkan bagi warga atau masyarakat yang melihat babi hutan mati untuk dibakar atau dikubur.

“Untuk menghindari pencemaran udara dan populasi babi hutan lain, warga boleh menguburkan atau membakar bangkai babi hutan tersebut agar tidak mencemari udara,” jelas Jafrizal.

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60