Mayoritas Masyarakat Desa Mulyasari Bayongbong Mengharapkan “Acuy” Terus Memimpin Kelanjutan Pembangunan

Pewart : Heru Machio

Kabupaten Garut – Desa Mulyasari salah satu desa di Kec.Bayongbong yang terus bergerak maju mengikuti perkembangan zaman.

Kemajuan yang dirasakan oleh masyarakat semakin terlihat nyata, dimana kini Desa Mulyasari bukan lagi desa yang tertinggal seperti dulu, tapi sudah berubah sejak dipimpin oleh Asep Sopyan.

Pria yang lebih akrab disapa Acuy oleh warganya ini, dinilai berhasil membangun berbagai fasilitas penunjang pemerintahan dari mulai kantor desa sampai GOR dan peralatan IT termasuk WiFI sudah dimiliki Desa Mulyasari, bahkan lapang pindangan Domba Garut yang megah pun telah tersedia, disamping tentu saja pelayanan kepada masyarakat yang lebih lancar.

Saat ditemui diruang kerjanya, Asep Sopyan mengatakan, untuk tahun 2022, dirinya akan fokus pada pengembangan dan pemberdayaan ekonomi masyatakat.

“Mudah – mudahan Covid-19 segera berakhir di tahun ini, sehingga upaya menciptakan dan mengembangkan beberapa usaha ekonomi produktif antara lain, home industri khas oleh – oleh Bayongbong, dan membuka usaha ayam petelur serta ternak domba yang akan disebar dibeberapa kelompok meliputi seluruh RW yang ada, bisa berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Selain itu, ia juga akan berupaya mengembangkan sektor pariwisata dan permodalan usaha bagi pedagang usaha kecil, “Semua itu akan dibawah koordinasi Bumdes, walaupun di tahun ini masih ada beberapa pengerjaan infrastruktur,” tambahnya.

Terkait program pembangunan yang akan difokuskan pada pemberdayaan, Asep beralasan, karena pembangunan infrastruktur sudah dirasa cukup.

“Mulai dari fasilitas desa, umum dan penunjang perokonomian seperti jalan, drainase dan TPT itu bisa cek lah, kita sudah punya planing jika saya memimpin lagi Desa Mulyasari untuk yang ke 2 periode nanti saya berharap di Tahun 2027, Desa Mulyasari menjadi Desa Mandiri, sudah tidak lagi tergantung pada bantuan pusat dan daerah, tapi hidup dari hasil PAD desa yang mapan,” tegasnya.

Diakuinya, setelah satu periode menjadi kades, dirinya ingin beristirahat menikmati hidup bersama keluarga, “Tadinya, setelah habis masa jabatan ini saya mau istirahat dulu, tapi banyak tokoh dari kalangan pemuda, tokoh agama dan perempuan yang datang ke rumah meminta agar bersedia diusung lagi untuk maju di periode selanjutnya,” tutur Asep.

Menurutnya, warga tidak ingin pembangunan yang sudah berjalan selama ini jadi tersendat, “Mereka berpikir kalau dengan yang baru harus kembali lagi ke nol, beda pemimpin beda kebijakan, kalau sama saya mungkin tinggal melanjutkan dan mengedepankan apa yang menjadi prioritas aspirasi masyarakat, menurut saya masuk akal juga alasan mereka mendorong lagi saya maju di Pilkades serentak sekarang ini,” tandasnya.

Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, kalau Acuy terpilih lagi, alasannya sederhana, “Kang acuy itu Kades yang dekat dengan rakyatnya, bela ka masyarakat, nyaah kanu leutik, dan itu sudah dirasakan oleh masyarakat, Dia itu orangnya tidak “ngamenak” dengan siapa orang nya wellcome, mudah dihubungi kapanpun, untuk urusan pelayanan teu birokrasi, teu piduit, kalau perlu tanda tangan di jalanpun bisa, masyarakat itu walaupun diam tapi memperhatikan,” ungkapnya.

Di lain pihak, Ketua BPD Mulyasari mengatakan, kalau pihaknya akan bersinergi dengan Kades untuk terus membangun desanya, “Kades Asep Sopyan tidak neko – neko, tetapi tetap pada jalur dan bersipat terbuka baik anggaran ataupun kebijakan, sehingga kita menjadi tim yang solid untuk meneruskan pembangunan dan itu fakta, silahkan cek oleh masyarakat bandingkan kondisi desa sekarang dengan zaman dahulu sangat jauh,” tegasnya.

Kini Asep Sopyan sudah resmi menjadi Calon Kades Desa Mulyasari dengan Nomor Urut 2 (dua) dari 3 (tiga) kontestan yang akan bertarung dalam Pilkades serentak tahun 2021 di Mulyasari, Kec.Bayongbong.

Pantauan tim dilapangan, walaupun Pemilihan Kades tinggal beberapa minggu lagi, namun situasi politik di Desa Mulyasari tetap berjalan kondusif dan normal.

(84)