Muspika Lubai Ulu, Monitoring Pos Pam PPKM di Desa – Desa

Pewarta : Iwan Brata

Kabupaten Muara Enim – Camat Lubai Ulu, Wien Wierma Putra,S.STP.,M.Si bersama, Jubir Kecamatan Lubai Ulu,Lukman Hakim, Pol PP, Damkar didampingi Kapolsek Rambang Lubai AKP Apriansyah,SH.,M.Si beserta anggota Babinkamtibmas memonitoring Posko PPKM ke desa desa.

Hal itu dilakukan untuk mengingatkan sekaligus mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid 19.

Camat Lubai Ulu, Wien Wierma Putra menghimbau kepada kepala desa, agar segera menyisihkan anggaran minimal 8 % dari total Dana Desa yang diterima tahun ini untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

“Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor SE-2/PK/2021 tentang Penyesuaian Penggunaan Anggaran Transfer ke Daerah tahun 2021,” ujarnya.

Ia menjelaskan, anggaran Dana Desa tersebut salah satunya karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga melalui DD ditentukan penggunaannya untuk 3 (tiga) hal, yaitu,untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, Aksi Desa Aman dari Covid-19, dan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 skala desa.

Berdasarkan Instruksi Menteri Desa PDTT Nomor 1/2021 tentang penggunaan Dana Desa tahun 2021 tentang Pelaksanaan PPKM skala mikro di desa, maka DD dapat digunakan untuk PPKM Skala Mikro sesuai kewenangan desa.

“Melalui instruksi ini, maka pemerintah desa diminta melakukan sejumlah tindakan, seperti melakukan edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan maupun penanganan pandemi Covid-19,” katanya.

Ditempat yang sama Jubir Kecamatan, Lukman Hakim menjelaskan, dana desa bisa digunakan melakukan pembinaan sebagai upaya meningkatkan disiplin warga dalam penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman, dan membatasi pergerakan penduduk.

Selanjutnya adalah membantu dan mendukung kelancaran pelaksanaan testing, tracing, treatment (3T) yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah.

Giat lainnya adalah membentuk Pos Jaga Desa atau memberdayakan Pos Jaga Desa yang telah ada, menyiapkan tempat cuci tangan atau hand sanitizer, melakukan penyemprotan cairan disinfektan sesuai keperluan.

“Berikutnya adalah menyiapkan atau merawat ruang isolasi desa agar sewaktu-waktu siap digunakan, kemudian melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin dan melaporkan kepada Satgas Penanganan COVID-19 di kecamatan dan daerah.

Sementara Kapolsek Rambang Lubai juga mengingatkan agar dalam menagani covid 19 ini jangan sampai lalai tetap mematuhi aturn yang ada memakai masker,mencuci tangan dan menjaga jarak.

Ditegaskan juga, agar dana pencegahan Covid 19 benar – benar diperuntukan sesuai instruksi yang ada, tutupnya.

(17)