Sekda Garut Tinjau Langsung Penertiban PKL di Kawasan Jalan Ahmad Yani

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Agus Lukman

Kabupaten Garut – Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, meninjau langsung penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menjajakan barang dagangannya di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (12/5/21).

Nurdin Yana menyebutkan penertiban dilakukan guna memecah kerumunan massa, serta untuk pembersihan persiapan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

“Kita hari ini sebagaimana di kebiasaan menjelang Idul Fitri, jadikan sepertinya posisi di tahun ini dan di tahun kemarin kita dihadapkan dengan persoalan yang cukup pelik. Satu sisi hari ini ada pandemi corona, di sisi lain sehingga pandemi corona ini mengisyaratkan jangan sampai terjadi persebaran cukup banyak atau masif. Terlebih hari ini ada kerumunan massa potensi itu kan ada, ada saja kan di kluster-kluster corona baru akan muncul. Yang kedua bahwa besok (Kamis) itu pelaksanaan idulfitri. Nah oleh sebab itu, ini menjadi kesepakatan yang kita bangun dengan teman-teman PKL tolong kita sepakati jam 10 itu udah selesai artinya kami akan melakukan pembersihan,” ujar Nurdin Yana.

Ia mengatakan penertiban atau pembersihan ini dilakukan dengan beberapa tahap, pertama melakukan penertiban PKL, membersihkan sampah di sepanjang Jalan Ahmad Yani, dan melakukan penyemprotan disinfektan.

“Sehingga insya Allah terkait dua hal yakni kerumunan masif yang bisa menyebarkan korona bisa terantisipasi oleh teman-teman (dis)damkar melalui penyemprotan, dan di sisi lain kerumunan kebersihannya bisa dilakukan oleh temen-temen di (dinas) LH (Lingkungan Hidup),” ucapnya.

Nurdin menuturkan pendirian lapak PKL di sepanjang Jalan Ahmad Yani ini hanya berlaku saat Bulan Ramadan saja, atau tidak permanen. “(Untuk PKL) nggak (berdiri lagi), kita sepakat, karena ini juga kita hanya memberi toleransi karena posisi yang mereka mintakan kepada kita, nah saat ini yang akan kami berlakukan pada mereka, juga mereka sudah paham ini menjadi komitmen bersama dengan mereka,” tuturnya.

Ia memohon kepada para pedagang untuk senantiasa berkomitmen dengan kesepakatan yang telah dilakukan sebelumnya. “Saya mohon dengan sangat kita kerja samanyalah, komitmen yang sudah kita bangun bahwa sesuai dengan kesepakatan jam sekian kita selesai, kemarin kan (kesepakatan) jam 10 sudah selesai, mudah-mudahan dipatuhi, mereka juga harus sayang pada diri, dan masyarakat,” paparnya.

Maka dari itu, ia menegaskan, para pedagang harus selalu menerapkan protokol keshatan yang ada, untuk mengurangi terpaan Covid-19.

“Makanya Prokes, dimana salah satunya menggunakan masker, itu juga dominan harus dilakukan oleh mereka, sehingga mudah-mudahan dengan cara seperti ini, menjaga jarak, tentunya mencuci tangan, ini adalah menjadi salah satu syariat kita dalam menegakan atau mengurangi terjadinya risiko klaster pandemi,” tegasnya.

Nurdin mengatakan saat ini sebetulnya para pedagang dihadapkan dengan hal yang bertolak belakang, di satu sisi rentan terpapar virus, namun disisi lain kebutuhan ekonomi harus tetap tercukupi.

“Ya ke depan mudah-mudahan corona segera selesai, biar nanti program pemulihan ekonomi nasional bisa berjalan, karena kita paham juga hari ini, dihadapkan persoalan yang cukup berat, satu sisi mereka juga dihadapkan dengan penyakit, potensi mendapatkan penyakit, sisi lain mereka memanh harus dikembangkan ekonominya, itulah persoalannya, dan ini mudah-mudahan dengan perjalanan waktu, itu bisa kita laksanakan secara simultan.” pungkasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90