Shalat Idul Fitri Dapat Dilaksanakan Dengan Protokol Kesehatan

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Pemerintah Kota Sukabumi mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota tentang panduan penyelenggaraan Shalat Idul Fitri dimasa pandemi Covid – 19, untuk seluruh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Kota Sukabumi.

Dalam Surat Edaran tersebut dicantumkan bahwa Takbiran dapat dilaksanakan di masjid maupun mushola dengan peserta maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan mushola, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Selanjutnya, kegiatan takbir keliling ditiadakan. Sementara Shalat Idul Fitri dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan zona PPM skala Mikro.

Untuk pelaksanaan Shalat Idul Fitri dimasjid atau lapangan wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dengan memperhatikan jumlah jemaah yang hadir sebanyak 50 % dari kapasitas masjid atau lapangan.

Ketentuan lainnya tentang Shalat Idul Fitri adalah, jemaah harus mengikuti pemeriksaan suhu tubuh, dan lansia, orang yang sedang sakit, maupun sehabis melakukan perjalanan jauh disarankan tidak mengikuti Shalat Idul Fitri.

Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri juga wajib berkoordinasi dengan Pemerintah, Satgas Penanganan Covid – 19, serta unsur keamanan setempat untuk mengetahui status zonasi.

Ditegaskan, acara open house tidak diperbolehkan untuk digelar, baik di perkantoran maupun komunitas.

(4)