Sekda Sumedang Terima Kunjungan Pakar Satgas Covid-19

Pewarta : Jeky

Kabupaten Sumedang – Sekretaris Daerah kabupaten Sumedang Herman Suryatman bersama Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang menerima Kunjungan Pakar Satgas Penanganan Covid-19 RI, Gopa Kusworo di Ruang Kerja Sekda Kabupaten Sumedang, Selasa (11/5/21).

Selain untuk monitoring terhadap pelaksanaan tugas Satgas Covid-19 di Kabupaten Sumedang, kunjungan tersebut untuk menyerap aspirasi sebagai bahan rumusan kebijakan bagi pemerintah pusat dalam memberikan ‘support’ ke daerah.

“Jadi two ways traffic. Satu sisi menyampaikan kebijakan dari pusat yang harus dipedomani. Di sisi yang lain kami menyampaikan berbagai aspirasi dari daerah yang mudah-mudahan menjadi bahan rumusan kebijakan lebih lanjut,” ujar Sekda.

Sekda mengatakan, dari segi kesehatan, penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumedang jika dilihat dari Indeks Reproduksi maupun Indeks Transmisi, masih berada di bawah rata-rata.

Saat ini, kata Sekda, indeks reproduksi Kabupaten Sumedang mencapai 0,56 persen atau berada di bawah satu persen dan Indeks Transmisi di bawah 10 persen yaitu 6 persen.

“Kondisi Sumedang relatif lebih baik dari kabupaten atau kota lainnya. Itu dari sisi kesehatan, kami fokus melakukan treatmen habis-habisan” ungkapnya.

Dikatakan Sekda, selain fokus penanganan kesehatan, dalam waktu yang bersamaan Kabupaten Sumedang juga melakukan upaya pemulihan ekonomi melalui berbagai program terobosan dimana di dalamnya terdapat sentuhan teknologi informasi.

“Terakhir kami melakukan 500 UMKM Go digital. Itu adalah salah satu ikhtiar agar ekonomi bisa akseleratif. Teknologi informasi adalah alat untuk mengakselerasi perkembangan ekonomi di daerah,” kata Sekda.

Sementara itu, Pakar Satgas Penanganan Covid-19 RI Gopa Kusworo menyampaikan, pada dasarnya Tim Satgas pusat ingin memperkuat kolaborasi dengan tim di daerah terutama dalam memperkuat Posko-Posko pada saat menjelang Lebaran dan paska Lebaran.

“Kita saling berkolaborasi bagaimana penanganan ketika arus mudik ini masuk ke daerah Sumedang. Dalam menerapkan kebijakan harus mempunyai gerak yang sama. Jangan sampai pusat melakukan kebijakan A, sementara provinsi B, dan Kabupaten C,” ujarnya.

Ia mengapresiasi atas berbagai upaya dan keputusan yang diambil Kabupaten Sumedang yang dilaksanakan berbasis urun rembuk dan berbasis data dari segi penanganan ekonomi tanpa mengurangi aspek penekanan Prokes.

“Kedua hal ini seperti berbanding terbalik. Ditekan satu, yang satunya naik. Sumedang berjalan agar dua-duanya selamat. Ini tugas kepala daerah. Alhamdulillah, saya melihat sisi perencanaan dan implementasinya sudah ‘on  the track’. Ini apresiasi kami dari pusat,” katanya.

Ditambahkan Gopa, selain memperkuat kolaborasi, pemerintah pusat juga ingin mencari daerah yang berhasil dalam penanganan Covid-19 untuk dijadikan role model sehingga hasilnya dapat direplikasi dan diterapkan ke seluruh daerah di Indonesia.

“Kita ingin mencari model yang bisa direplikasi ke seluruh daerah, dengan bertemu langsung. Mudah-mudahan ke depan pusat bisa menerapkan hasil yang sudah sukses di daerah untuk diterapkan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

(11)