Soal Test Balon Kades Diduga Bocor, Ini Tanggapan Anggota DPRD Kab.Garut, Dadang Sudrajat

Pewarta : Fitri

Kabupaten Garut – Adanya pemberitaan yang ditayangkan disalah satu media terkait dugaan kebocoran soal untuk tes Balon menjadi Calon Kepala Desa, disalah satu desa yang diikuti lebih dari lima Balon menuai tanggapan beragam dari masyarakat.

Dengan dugaan bocornya soal test tersebut diyakini banyak pihak akan mencoreng institunsi itu sendiri, dalam hal ini DPMD Kabupaten Garut.

Tanggapan tersebut salah satunya datang dari anggota DPRD Kabupaten Garut dari Komisi I Fraksi Demokrat, Dadang Sudrajat, dia berpendapat, sebaiknya pihak yang tahu tentang kebocoran soal segera melaporkan kepihak berwenang, dengan menyertaka bukti – bukti yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Sebenarnya saya saat raker di Komisi 1 dengan Kepala DPMD, BKD dan Disdik pernah menyarankan, agar lebih aman dan objektif tes dilakukan secara komputerisasi dengan sistem CAT,” ucapnya.

Menurutnya, saat itu Kepala BKD dan Disdik menyatakan siap bekerjasama membantu kalau akan silaksanakan dengan sistem CAT, karena BKD punya sistem dan perangkat, tambahnya.

Dikatakan, bahkan Disdik menawarkan untuk menggunakan komputer yang ada disetiap SMP yang berada diwilayah kecamatan masing – masing.

“Ada SMP yang komputernya bisa digunakan oleh panitia tiangkat kecamatan dengan gratis,” terangnya saat dihubungi melalui ponselnya, Selasa (11/5/2021).

Namun lanjut Dadang, semuanya telah terjadi dan jadi pelajaran berharga bagi kepala DPMD untuk lebih cerdas dalam bersikap mengambil kebijakan, tandasnya

Lanjut dia supaya Pilkades ini kondusif saya mohon yang jadi narasumber pemberitaan kebocoran soal tuk menyampaikan pengaduan sesuai prosudure yang berlaku di perbup 11/2021. Sehingga apabila benar terjadi bisa segala ditindaklanjuti oleh panitia Pilkades tingkat kabupaten, pungkas, Dadang.

(95)