Pembukaan Workshop Pasar Digital UMKM Yang Gigelar Salarea Foundation

Pewarta : Fitri

Kabupaten Garut – “Sesepuh ekonomi kita pernah memprediksi bahwa diera digital ini tepatnya Tahun 2040, akan menjadi era ekonomi terbesar ke 5 di Dunia,” hal tersebut diutarakan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Garut, Adi, saat pembukaan Workshop Pasar Digital UMKM yang digelar Salarea Foundation bersama Telkom Indonesia di Sekretariat Salarea Foundation, Jl.Taman Makam Pahlawan Cibatu-Bandrek, Kampung Padasuka, Desa Padasuka, Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut.

“Makanya dari HIPMI dengan BUMN membuat sebuah cara yaitu era digital. Ini salah satu dikucurkan dan pernah diadakan di negara lain. Sehinggga berkembang di negara berkembang saat ini,” ucapnya.

Menurutnya, Untuk masalah perekonomi yang telah dilakukan oleh HIPMI yang mana pandemi menjadi sebuah masalah, oleh karena itu diluncurkanlah Padi (pasar digital) UMKM Indonesia, Sakoo dan Bonum yang mana dikerjasamakan dengan Telkom.

“Padi UMKM ini sudah me link dengan bukalapak dan Shopee dan e-commers lainnya. Sudah bisa yang mesan bukan hanya dari Garut saja, tapi bisa di luar kota dan luar negeri, dengan cara ini lah bisa menjadi UMKM naik kelas dan tembus pasar global,” ucap Adi.

Sementara Bupati Garut, Rudy Gunawan, berharap pelaku UMKM ini untuk memperluas pasar, pasar yang dengan teknologi itu jauh lebih mudah dan efisien, sehingga dengan digital kita kirimkan sesuai dengan apa yang kita tawarkan.

“Kami berharap UMKM Garut terus mengembangkan diri, produk, packaging, kualitas, kehalalannnya dan tentu dengan teknologi kita dapat masuk ke e-commers dan tentu itu akan masuk ke go Internasional,” tandasnya.

Salarea Foundation ini menjadi tiger untuk mengembangkan, memberikan advokasi nantinya ke berbagai wilayah.

(1)