Akhir Bulan Ramadhan, Polresta Banyumas Musnahkan Miras, Knalpot & Petasan

Pewarta: Dwi Arifin

Koran Sinar Pagi (Banyumas)-, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono ikut menghadiri pemusnahan ratusan liter miras tradisional serta ratusan botol miras berbagai merek dan jutaan dimusnahkan dalam operasi penertiban dan keamanan selama bulan Ramadan, pada Jumat (7/5). Selain itu 30 knalpot brong, 1 kilogram bubuk mercon juga diamankan.

Miras tradisional terdiri dari 120 liter ciu, 150 liter tuak. Dan 720 botol miras dari berbagai pabrikan. Ratusan botol miras dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat.

Acara pemusnahan barang bukti ini digelar oleh Polresta Banyumas dan dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Banyumas, seperti Dandim 0701 Banyumas, Kajari, dan tokoh-tokoh agama.

Wakil Bupati Sadewo mengatakan pihaknya menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Polresta Banyumas. Mengingat barang-barang sitaan tersebut merupakan sumber ketidak nyamanan warga.

“Semoga dengan seringnya operasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” katanya.

Sementara itu Kapolresta Banyumas, Kombes Firman L Hakim mengatakan operasi ini adalah dalam rangka menjaga wilayah Banyumas aman di bulan Ramadan ini. Firman mengingatkan,saat bulan Ramadan ini, banyak masyarakat yang bermain petasan, minuman keras, kejahatan jalanan, dan kejahatan kepada nasabah bank.

“Jika ada masyarakat yang ingin ambil uang dalam jumlah besar, saya menghimbau untuk diinfokan. Agar polisi dapat mengawal sehingga jangan sampai terjadi tindak pencurian,” katanya.

Firman juga menambahkan jika upaya penyekatan dalam rangka peniadaan mudik terus dilakukan.

“Kemarin sudah ada satu travel gelap yang diamankan dan kita antisipasi semua. Sebab penyekatan di Jakarta sudah ketat, sehingga harapannya sampai Banyumas ini, hanya orang-orang yang memang benar-benar bisa kembali,” pungkasnya.

(11)