Bupati Garut Pimpin Rakor Mengecek Kesiapan Pilkades Serentak

Pewarta : Agus Lukman

Kabupaten Garut – Bupati Garut, Rudy Gunawan, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Kabupaten Garut, terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan dilaksanakan tahun ini.

Dalam arahannya Bupati Garut berkomitmen bahwa pelaksanaan pilkades serentak ini harus berlangsung demokratis.

“Kami berkomitmen dengan Pak Kapolres, Pak Dandim selaku yang diberikan tanggung jawab oleh kami dalam bidang keamanan dan ketertiban pelaksanaan pilkades akan berlangsung pertama secara demokratis. Tentu tidak akan semua menjadi menang pasti hanya akan ada satu pemenang dan itu pun bukan berarti yang lain kalah cuma yang lain mungkin kepercayaan masyarakatnya berkurang,” ujar Bupati Garut saat memberikan arahan melalui Video Conference (Vicon) di Gedung Command Center, Komplek Pendopo, Kabupaten Garut, Kamis (6/5/21).

Rudy mengatakan, rakor ini juga dilakukan untuk mengecek kesiapan Pilkades. “Nah sekarang hari ini kita akan mengecek kesiapan sisa tahapan dari Pilkades yang sangat penting. Pertama adalah kita akan menetapkan calon tetap sebagai calon kepala desa yang di desanya itu pendaftarnya itu tidak lebih daripada 5. Tanggal 10 itu penetapan calon kepala desa menjadi calon kepala desa definitif yang di desanya tidak lebih dari lima,” ucapnya.

Rudy memaparkan, ada 45 desa dengan calon kepala desa (kades) lebih dari 5 orang. “Terdapat 45 desa yang calonnya lebih daripada lima, tanggal 10 itu akan dites dulu secara serentak di seluruh kecamatan. Jadi tanggal 10 itu yang satu menerima penetapan yang satu tes dulu. Tanggal 11-nya dibuat penetapan mana yang gugur (gagal dalam tes),” papar Rudy.

Ia berharap pelaksanaan Pilkades nanti berlangsung demokratis. “Saya berharap pilkades ini berlangsung dengan demokratis, siapa yang mendapatkan suara terbanyak dilakukan dengan demokratis disahkan pada saat sebelum dibukanya surat suara, disetujui oleh semua calon, seharusnya tidak boleh ada lagi calon yang protes setelah dibuka surat suaranya.” pungkasnya.

(17)