Ceramah Ramadhan: “Kemudahan Meraih Surga Khusus Bulan Ramadhan”

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Di malam-malam ramadhan Masjid-Masjid ditengah masyarakat dipenuhi jama’ah sholat taraweh. Seperti masjid Mujahidin Gandasari Katapang, masjid terlihat dimakmurkan oleh DKM dan jama’ahnya dengan adanya kegiatan kuliah tujuh menit atau ceramah ramadhan.

Ustadz Sandi Komarulloh, hadir pada acara tersebut membahas tema ceramah tentang kedermawanan Nabi pada bulan ramadhan. “Sudah semestinya dipertengahan ramadhan ini, kita mengevaluasi tentang amal kita. Sehingga kita tau sejauh mana kebaikan yang kita laksanakan dan kejelekan apa yang harus kita tinggalkan” ucapnya mengawali isi ceramahnya

Mengutip Hadits Ke-18 Arbain anNawawiyyah

Dari Abu Dzar, Jundub bin Junadah dan Abu ‘Abdurrahman, Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Bertaqwalah kepada Allah di mana saja engkau berada dan susullah sesuatu perbuatan dosa dengan kebaikan, pasti akan menghapuskannya dan bergaullah sesama manusia dengan akhlaq yang baik”. [HR. Tirmidzi,)

Pada bulan Ramadhan, menurut sejarah Rosululloh lebih dermawan, jika dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Maka bagi kita yang mampu bersedekah, kita bisa bersedekah dengan memberikan makanan untuk berbuka di masjid. Amalan ini sangat istimewa, karena akan memperoleh pahala shaum yang sama bagi mereka yang menyediakan untuk berbukanya. Dan sedekah juga mampu menjadi amal seperti air memadamkan api.

Lalu Ustadz Sandi melanjutka ceramahnya dengan bercerita tentang kemudaha beramal untuk meraih Surga. Dalam Musnad Ahmad diriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda, ”Bangunan surga dari batu-batu bata yang terbuat dari perak dan emas. Tanah pelekat dindingnya adalah kesturi, batu-batuannya adalah mutiara dan yaqut. Sedangkan debunya dari minyak komkoma. Orang yang memasukinya pasti senang dan tidak menderita kesusahan. Ia kekal dan tidak akan mati.”

Ibnu Abbas ditanya, ”Apakah tanah surga itu?”

Beliau menjawab, ”Marmer putih dari mutiara laksana kaca.”

Beliau ditanya lagi, ”Bagaimana cahayanya?”

Beliau menjawab, ”Apa yang kamu lihat pada saat kau berada sebelum matahari terbit, itulah dia cahayanya. Hanya saja, di sana tidak ada sengatan panas matahari atau dingin yang mencekam.” (HR Bukhari)

Nabi saw. bersabda, ”Sesungguhnya di surga terdapat bilik-bilik yang luarnya terlihat dari dalam dan dalamnya terlihat dari luar.”

Seorang Arab Badui yang berdiri seraya bertanya, ”Ya Rasulullah, untuk siapakah itu.”

Beliau menjawab, ”Untuk orang yang suka memberikan makan kepada orang lain, selalu bertutur kata yang manis, membiasakan berpuasa, dan shalat malam di saat orang lain tertidur lelap.” (HR Tirmidzi)

Ustadz Sandi lalu menyimpulkan, pada bulan ini amalan yang disebutkan hadist seperti memberikan makan, menjaga lisan, puasa dan sholat malam itu semuanya ada pada bulan ramadhan. Mudah-mudahan kita senantiasa dapat mengamalkannya untuk mengisi ramadhan kedepan dan meraih derajat ketakwaan.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90