Bupati Garut : “Izinkan Kontes Burung Dengan Protokol Kesehatan”

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut – Usai melaksanakan Pelantikan di Lingkungan Pemda Garut, Bupati Garut, H.Rudy Gunawan,SH. yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Garut memberikan izin kepada para penghobi Kicau Mania di Garut beserta para Event Organizer (AO) untuk melaksanakan Kegiatan Kontes Burung dengan Protokol Kesehatan.

“Silahkan kami izinkan asalkan dengan Denah lapangan, lalu ada penanggungjawabnya, serta gantangan burung yg dibatasi sebagai upaya pencegahan Covid-19” ungkapnya.

Termasuk di Lapangan Copong Eks RM Copong juga akan kami berikan izin asalkan memenuhi Protokol Kesehatan serta ada pembatasan.

Senada dengan Bupati Garut, Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman juga memberikan dukungan kepada para komunitas burung untuk segera melakukan kegiatanya karena, penghobi burung ini sama dengan penghobi ikan koi yang kemaren kita laksanakan memiliki dampak dalam upaya pemulihan ekonomi yang sedang terpuruk karena pandemi Covid-19.

Sedangkan pemerhati kicau mania, Agus Barkah yang lebih akrab dipanggil Abar mengungkapkan Komunitas Burung merupakan salah satu elemen masyarakat yang tidak boleh dipandang sebelah mata, dari penghobi burung ini bisa membantu program pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi.

“Para komunitas kicau mania ini bukan hanya penghobi tapi didalamnya ada pengrajin sangkar, pengusaha pakan, juri, penyelenggara kontes dan yang lainnya yang jumlahnya di Garut bisa ribuan, artinya jika pemerintah bisa mendukung dg kembali memberikan izin penyelanggaraan kontes, ini akan menjadi penggerak yg luar biasa bagi pemulihan ekonomi di Kabupaten Garut,” ungkapnya.

Kontes burung itu memiliki multiple efek yang sangat luar biasa terutama dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, banyak unsur yang terlibat didalamnya.

(5)