Komisi V : Program Sadesha Mampu Ciptakan Hafidz Yang Memiliki Budi Pekerti dan Berakhlak Baik

Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat lakukan kunjungan kerja ke Pimpinan Cabang Jami’yatul Qurra’wal Huffazh Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung. Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau serta mendapatkan informasi Program Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) di Wilayah Kabupaten Bandung. Kamis, (15/04/2021).

Pewarta : Dwi

Koran SINAR PAGI,Bandung,- Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya pihaknya mengaku bahagia salah satu program pemerintah Provinsi Jawa Barat Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) mampu berjalan dengan baik dan diperkirakan akan menghasilkan ribuan hafidz baru. 

Program Sadesha yang bertujuan menghasilkan ribuan hafidz Qur’an baru milik pemerintah Provinsi Jawa Barat  diapresiasi oleh DPRD Provinsi Jawa Barat karena dinilai mampu menghasilkan ribuan hafidz Qur’an baru. 

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya mengaku bahagia dengan adanya program tersebut dan berharap dapat berjalan dengan baik. 

“Kami sangat bahagia program ini sudah terlaksana dan di jalankan dengan sangat amanah oleh Jam’iyatul Qurra Wal Huffadh dan program ini akan menghasilkan ribuan hafidz baru”.  Ucap Abdul Hadi saat Meninjau serta mendapatkan infornasi program Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) yang bertempat di Pimpinan Cabang Jam’iyatul Qurra Wal Huffadh Nahdatul Ulama, Kabupaten Bandung, Kamis, (15/4/21). 

Hadi pun menitip pesan kepada para pengajar, karena melalui program sadesha ini, kedepannya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan melahirkan hafidz yang memiliki budi pekerti dan berakhlak baik. 

“Saya titip kepada hufaz agar mengelola program ini sebaik mungkin, agar kedepan nya ke barokahan nya yang terasa,” tutupnya. 

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PC NU Kab Bandung, Ali Qosim menuturkan rasa terima kasih nya kepada Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat karena telah memberi perhatian kepada program sadesha tersebut. 

“Melalui komisi V kami berharap program sadesha tahun depan dan tahun berikutnya bisa menjadi lebih baik, baik itu dari pengenaam realisasi program nya maupun berkenaan dengan kesejahteraan para pesertanya, sehingga pada akhirnya masyarakat jawa barat bisa menjadi masyarakat yang ahli Quran,” tambah Ali.

(1)