Ketua Komisi IV, DPRD Kab.Sukabumi Angkat Bicara Terkait Tewasnya Pelajar Akibat Tawuran

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Ayi Suherman

Koran SINAR PAGI, Kab Sukabumi – Menyusul adanya seorang pelajar SMK yang dikeroyok hingga tewas oleh pelajar sekolah lain, di Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (10/4/2021) dini hari lalu.

Ketua Komisi IV DPRD Kab.Sukabumi, Hera Iskandar angkat bicara, dia mendesak Dinas Pendidikan yang berwenang menangani SMA/SMK, untuk memberi sanksi tegas terhadap sekolah yang anak didiknya melakukan tawuran hingga menyebabkan korban meninggal.

“Saya minta Dinas Pendidikan yang menangani sekolah tingkat atas, untuk memberi sanksi tegas terhadap sekolah yang muridnya sering terlibat aksi tawuran,” ujar Hera saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Jum’at (16/4/2021).

Lanjut Hera, Dinas Pendidikan yang menangani sekolah tingkat atas harus mengidentifikasi sekolah-sekolah yang notabenenya anak didiknya sering membuat masalah di tempat umum.

Jika sekolah tersebut tidak bisa berkomitmen mendidik anak muridnya untuk beradab, lebih baik sekolah tersebut ditutup atau di cabut izin operasionalnya.

“Saya sangat prihatin dengan adanya kejadian yang mengakibatkan seorang pelajar tewas karena dikeroyok sesama pelajar dari sekolah lain, apalagi ini terjadi dimasa pandemi, yang semestinya para pelajar lebih banyak belajar di rumah,” cetusnya.

Dirinya berharap kejadian ini harus menjadi perhatian semua pihak dan menjadi tanggung jawab bersama, baik dalam pengawasan maupun dalam pembinaan terhadap siswa. “Kewenangan sekolah tingkat atas merupakan kewenangan Dinas Pendidikan tingkat Provinsi,” ungkapnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60