Safari Jumat, Gubernur Erzaldi Kunjungi Desa Air Nyatoh

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta. : Sermon Simanihuruk

Koran SINAR PAGI, Air Nyatoh, – Safari Jumat merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Gubernur Erzaldi. Dengan melakukan Safari Jumat, maka gubernur dapat menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

Pada Safari Jumat ini (09/04/2021), Gubernur Erzaldi mengajak para jemaah salat Jumat agar lebih memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah subhanahu wa taala, selalu memperbaiki diri dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Erzaldi juga bertindak sebagai khatib. Dirinya memberikan khotbah Jumat kepada masyarakat Desa Air Nyatoh, di Mesjid Al-A’raf dengan tema empat golongan manusia yang dirindukan surga.

Surga merupakan balasan, bagi ketaatan manusia, dimana tempat tersebut merupakan tempat terindah yang di janjikan Allah subhanahu wa taala sebagai tujuan akhir dari kehidupan yang dirindukan oleh Mukmin.

Golongan pertama yang dirindukan oleh surga adalah orang yang senantiasa membaca Alquran. Sesuai firman Allah subhanahu wa taala dalam Alquran Surat Fatir Ayat 29 yang berbunyi:

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (Alquran) dan melaksanakan salat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan merugi.” (QS. Fatir:29)

Selain itu dikatakan sesuai sabda Rasulullah SAW, bahwa dengan membaca Alquran, akan diganjar 10 kebaikan pada setiap huruf yang dibaca. Selain itu, dengan membaca Alquran akan membawa ketenangan batin dan merasakan kasih sayang Allah subhanahu wa taala.

“Wajar bila surga merindukan orang yang senantiasa membaca Alquran sebab, sejak di dunia mereka sudah diberikan Allah ketenangan batin, kasih sayang-Nya, kecintaan-Nya, dan kemuliaan-Nya,” ujar Gubernur Erzaldi.

Golongan kedua adalah, orang-orang yang senantiasa menjaga lidah atau lisannya. Ada berbagai dampak yang sangat luar biasa yang dapat diakibatkan oleh lidah.

“Lisan dapat menyebabkan pertengkaran antara suami-istri, antar kelompok, bahkan antar bangsa,” ujarnya.

Karena itu sebagai umat muslim yang baik, sudah sepatutnya menjaga lisan dalam berkata-kata. Karena dapat melenyapkan pahala kebaikan yang telah dilakukan, bahkan bisa membuat puasa menjadi sia-sia.

Golongan ketiga adalah, memberi makan orang yang kelaparan. Allah subhanahu wa taala akan membalas semua amal kebaikan, meski sekecil apapun kebaikan yang dilakukan oleh hamba-Nya.

Dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah SAW bersabda “siapa saja orang Islam yang memberi pakaian kepada orang Islam, niscaya Allah akan memberikannya pakaian dari hijaunya surga. Dan siapa saja orang Islam yang memberikan makan kepada orang Islam yang kelaparan, niscaya Allah akan memberinya buah-buahan surga. Dan siapa saja orang Islam yang memberikan minum kepada orang Islam yang kehausan, niscaya Allah akan memberinya minuman suci yang tertutup” (HR. Abu Dawud).

Terakhir adalah, golongan orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadan. Di bulan yang mulia ini tidak hanya dipenuhi oleh berkah, rahmat, dan ampunan dari Allah subhanahu wa taala, namun juga dijanjikan pembebasan dari panas api neraka.

“Hal ini terkhusus bagi mereka yang berpuasa dan menghidupkan malamnya dengan salat, membaca Alquran serta ibadah apapun dengan hanya mengharap rida Allah,” ungkapnya.

Setelah menunaikan ibadah salat Jumat bersama warga, pada kegiatan Safari Jumat ini, gubernur juga menyampaikan zakat Baznas, yang diberikan kepada 100 orang mustahik, dengan jumlah Rp500.000 per orang.

Sebagai informasi, tugas Baznas adalah mengelola dan menyampaikan hak-hak orang mustahik, yaitu orang yang berhak menerima zakat.

Pengelolaan dan penyaluran zakat bukan hanya untuk yang tidak mampu dalam memenuhi kehidupan yang bersifat konsumtif, namun juga bagi orang yang tidak mampu dalam menempuh pendidikan. Sehingga anak yang berprestasi namun tidak memiliki dana akan terbantu dalam melanjutkan pendidikannya.

Pos terkait

banner 468x60