Gubernur Babel: Kurikulum SMK Harus Sesuai Kebutuhan Dunia Usaha

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta. : Sermon Simanihuruk

Koran SINAR PAGI, PANGKALPINANG,- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan penurunan rumpon tepat di posisi Karang Kapal, Utara Pulau Semujur, Perairan Laut Bangka, Selasa (23/3/2021).

Prosesi penurunan rumpon ini secara langsung didampingi oleh Kapolda Bangka Belitung, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel, Kepala BKPSDMD Provinsi Kepulauan Babel, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi.

Rumpon dalam bahasa kemaritiman merupakan karang buatan yang dibuat oleh manusia dengan tujuan sebagai tempat berkumpul ikan dengan membentuk kondisi dasar laut menjadi mirip dengan kondisi karang-karang alami sehingga membuat ikan seperti mendapatkan rumah baru.

Rumpon ini adalah salah satu alat bantu penangkapan ikan yang dipasang di laut, baik itu dilaut dangkal maupun di laut dalam dengan menaruh berbagai jenis barang di dasar laut seperti ban, dahan dan ranting. Barang-barang tersebut dimasukkan dengan memberikan pemberat berupa beton, batu-batuan dan pemberat lainnya sehingga posisi rumpon tidak bergerak karena arus laut.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengatakan kehadirannya untuk mengetahui dan memastikan secara langsung kegiatan kurikulum siswa SMK N 4 Pangkalpinang, terutama pada praktik menjadi nakhoda kapal, praktik penangkapan ikan, dan praktik penurunan rumpon di lapangan, karena rasio praktik dan teori harus berbanding 50:50.

Hal ini terus diupayakan dengan mempersiapkan dan melengkapi sarana prasarana praktik siswa SMK yang harus sesuai dengan dunia usaha dan dunia industri.

“Terlebih saat ini, Babel telah menempati posisi ke-3 tingkat nasional dari segi sarana dan prasarana dan mendapatkan perhatian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ungkap Gubernur Babel.

“Saya merasa bangga, namun bukan berarti cepat puas terhadap prestasi yang telah diraih,” lanjutnya.

Gubernur Babel berharap jurusan dan pembelajaran yang selama ini diterima oleh siswa di sekolah, telah sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga nantinya siswa yang telah lulus dapat langsung bekerja sesuai dengan keahlian yang mereka miliki.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) akan terus memperluas kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, seperti saat ini, Pemprov. Babel telah menjalin kerjasama (MoU) dengan Asosiasi Tambak Udang Babel, dimana asosiasi ini telah menyediakan sarana prasarana praktik bagi siswa.

Usai melakukan penurunan rumpon, Gubernur Erzaldi bersama rombongan menyempatkan untuk mancing di beberapa titik lokasi pelepasan.

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60