Kegaduhan Politik Demokrat dan Terganggunya Stabilitas Nasional, Siapa Yang Bertanggung jawab ?

  • Whatsapp
banner 468x60

Pewarta : Fitri

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut – Polemik yang terjadi ditubuh Partai Demokrat dengan adanya gerakan pengambilan kepemimpinan partai demokrat (GPKPD) dengan mengadakan KLB PD yang tidak konstitusional atau abal-abal karena yang hadir bukan pemegang mandat para ketua partai baik DPD dan DPC membikin ketersinggungan dan marah para kader demokrat dan siap melaporkan siapapun yang mencatut / mengatas namakan Ketua DPD / Ketua DPC.

Mantan Sekjen Asosiasi DPRD kabupaten seluruh Indonesia (ADKASI), Ahmad Bajuri, mengatakan ini kebayang gimana numpuk nya laporan-laporan di tiap polres, belum lagi karena di tariknya terlibatan seorang pejabat pemerintah Muldoko ini akan jadi membuat komunikasi terganggu antara pemerintah dan pimpinan serta kader Demokrat.

Ketum AHY dan seluruh kader telah menyerahkan data dan fakta tentang pelaksanaan KLB PD sibolangit jelas abal-abal tidak sesuai dengan aturan dan ada pembohongan publik. “Selesai ini kemenkumham di bikin report juga,” ucapnya.

Menurutnya, pemerintah jadi terseret opini antara pro dan kontra KLB PD karena ada pejabat pemerintah di dalamnya walaupun itu sebagai pribadi hadirnya.

Bajuri melihat pasca ini issue KLB PD akan di serahkan itu masalah internal dan akan saling menyalahkan kenapa sebut atau bawa -bawa pemerintah. Ini operan bola opini yang akan nambah bikin lagi banyak pandangan dan persepsi di publik bermacam-macam.

Bajuri menyampaikan gara – gara GPKPD dan KLB PD sibolangit menjadi arah perpecahan, saling curiga di antara sesama kader juga ini membawa publik terbawa opini energi kita habis untuk hal ini masyarakat kita menonton semua jejak sikap para elit nasional sampai daerah, dan ini kurang tepat sementara harusnya kita semua bergotong royong membantu pemerintah agar cepat melalui ujian pandemi covid 19 dan ikut mensukseskan program nasional vaksinasi

“Sekarang kondisi ini telah terjadi opini debat semua rakyat menonton mana yang konstitusional, rasional, obyektif dan mana yang tidak. Rakyat bisa menilainya bukan kita yang berada dalam kemelut partai demokrat,” tandasnya.

Publik tergiring opini pro dan kontra oleh statement para elit dimana perpecahan pandangan persepsi yang awalnya internal demokrat sekarang sudah menjadi terbawa di masyarakat, opini prediksi pun tentang telah terbangun sendirinya dimanakah posisi pemerintah ?

Dikatakannya, secara umum gara-gara gerakan GPKPD karena eksternalnya menjadi terbangun hubungan komunikasi semua terganggu juga kondusifitas dan stabilitas juga cukup terganggu. Setelah dengan situasi dan kondisi akan saling menyudutkan dari pihak pro KLB PD akan menyudutkan langkah ketum AHY, begitupun sebaliknya.

“Padahal mari kita semua melakukan review perjalanan semua ini semua pasti bertanya siapa sutradara dan aktor di balik semua sampe terjadi nya kemelut ini ?,” pungkasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 468x60