SMAN 1 Dayeuhkolot Terapkan Pendidikan Karakter Jarak Jauh Hingga Soal HOTS

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: Dwi Arifin

Koran Sinar Pagi (Kabupaten Bandung)-, Pendidikan di masa pandemi di tingkat Sekolah Menengah Atas tetap diupayakan optimal. Melalui berbagai cara sekolah memberikan layanan pendidikan agar kurikulum dan tujuan pendidikan tercapai. Diantaranya SMAN 1 Dayeuhkolot.

Kepala SMAN 1 Dayeuhkolot Dra. Reny Damayanti M.Pd saat ditemui media menjelaskan pada dasarnya sekolah berupaya terus melaksanakan pendidikan. Melalui cara Belajar Dari Rumah (BDR) saat pandemi. Awalnya kita mengelompokkan siswa dari kepemilikan perangkat belajarnya. Lalau muncullah katagori siswa memiliki alat HP untuk belajar, siswa yang memiliki HP, namun tidak memiliki kouta internet ataupun tidak memiliki HP dan kota. Dari data itu pihak sekolah berupaya bermusyawarah dengan guru membantu mereka dengan  Home Visite, kunjungan guru ke rumah muridnya untuk memaksimalkan proses pembelajaran siswa tersebut. Selain itu juga pihak sekolah memberikan alternatif media pembelajaran berupa video yang bisa diakses siswa dalam waktu yang fleksibel, Jelasnya diruang kerjanya (26/1/2021)

Untuk memaksimalkan kualitas guru pihak sekolah bekerjasama dengan Universitas Pendidikan Indonesia. Mereka, para guru mendapatkan bimbingan secara khusus dari dosen bahasa, sosial, IPA / sains dan lainnya. Selain meningkatkan kognitif siswa. Pelaksanaan pendidikan karakter juga tidak lupa tetap diterapkan. Seperti mereka tetap mengaji rutin bagi yang beragama Islam, lalu mereka membuat laporan ke gurunya berupa foto saat bersama dengan keluarga. Dengan itu siswa akan lebih dekat dengan orang tuanya. Karena kehadiran orangtua dapat membantu para guru memberikan bimbingan lebih kepada anaknya untuk proses pendidikannya.

Reny menyimpulkan saat ini para guru memiliki keterbatasan jarak untuk membimbing siswa didiknya. Namun dengan adanya kabar sebelumnya akan ada agenda wacana tetap muka, pihak sekolah memutuskan belum layak menerapkannya. Pihak sekolah saat ini belum bisa melaksanakan tatap muka, karena sangat panjang proses persyaratannya. Jadi walaupun siswa ataupun guru saling rindu untuk belajar tatap muka. Mereka menyalurkannya dengan bertemu melalui online. Sebab kesehatan para guru dan muridnya yang lebih penting saat ini. Jadi kendalanya untuk bisa melaksanakan tatap muka itu prosesnya panjang mulai dari kesehatan gurunya anak didiknya hingga perizinan dari tim Satgas covid 19.

Dalam proses pembelajaran yang berlangsung, siswa tetap diarahkan jujur melaksanakan tugas belajar mengerjakan tugas-tugasnya. Kita melihat kejujuran siswa itu diantaranya bisa saja dari segi sikapnya, lalu diseuaikan tugas-tugas yang dikumpulkannya. Pihak sekolah juga menghadirkan pembelajaran dengan tema Higher Order Thinking Skills atau HOTS. Pembelajaran dari jenis soal yang dalam pengerjaanya memerlukan kemampuan analisis yang tinggi. Sehingga siswa bisa lebih maksimal dalam menerima materi dengan cara ini. Intinya sekolah sangat berupaya untuk meluluskan siswanya dari setiap tahun angkatan lulusan yang semakin baik. Walaupun di masa pandemi.

Menurut Reny pada masa pandemi ada beberapa siswa yang aktif mengikuti perlombaan diantaranya ada yang lolos sebagai duta bahasa. Siswa tersebut dikenal gurunya memiliki keterampilan menulis yang tinggi. Jadi pihak sekolah sangat mendukung siswa untuk mengikuti lomba walaupun kadang memerlukan biaya yang tak sedikit jumlahnya

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90