Camat Cisarua Terus Galakan Pencegahan Covid-19

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang – Camat Kecamatan Cisarua Kabupaten Sumedang, Dra.Marlina,M.Si, terus menggalakan pencegahan penyebaran Covid -19 di wilayah nya agar tidak terjadi peningkatan yang kini konsentalasinya meninggi di Kabupaten Sumedang, bahkan untuk area Jawa Bali pun meninggi hingga pemerintah menerapkan kembali Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB) yang berlangsung sejak 11 hingga 25 Januari 2021.

Kecamatan Cisarua yang penduduknya mencapai 25.000 jiwa, diketahui ada 1300 orang yang bolak – balik Jakarta sebagai pelaku perjalanan jauh, “Warga sebanyak itu bergantian untuk aplus berjualan per empat puluh hari sekali untuk mencari nafkah berjulan (Indomi) di Jakarta,” ujar Marlina kepada koransinarpagijuara.com di ruang kerjanya, Kamis, (21/2/21).

Dengan kondisi tu, tambah nya, sangat rentan penyebaran Covid -19 dan itu menghawatirkanya hingga harus bertindak cepat untuk diantisipasi, “Maka untuk mempercepat penanganan itu, didasari ide bersama, saya bersama Forkopimcam lainya  membuat aplikasi online bernama SAPANYABAAN (Sistem aplikasi puskesmas antisipasi penyakit bagi pelaku perjalanan) yang sudah di sosialisasikan ke desa – desa untuk disampaikan ke warganya, dan datanya berpusat di Puskesmas Cisarua. Disana warga bisa langsung mengisi form yang ada di aplikasi itu untuk melaporkan kondisi kesehatan mereka sepulang melakukan perjalanan jauh. Dan bila ada sakit maka Puskesmas akan segera bertidak unruk  menanganinya”, ungkap nya.

Dari isian itu terang Marlina, maka petugas gugus tugas kecamatan bisa memantau kondisi kesehatan mereka.

“Selain itu mereka pun diwajibkan untuk isolasi mandiri (isoma) di rumah nya masing – masing selama 14 hari. Dan selama ini mereka pun patuh melakukanya”, jelas nya.

Alasan kenapa ia membuat aplikasi online, menurut nya tiada lain hanya upaya untuk mempercepat penanganan pelayanan Covid-19 terhadap warganya.

“Saat saya awal bertugas menjadi Camat di Bulan Agustus 2020, Dan begitu saya tahu ada 1300 warga yang hilir mudik Jakarta sebagai pelaku perjalanan jauh maka saya langsung melakukan antisipasi penyebaran Covid diantara mereka”, terang nya.

Selain melalui aplikasi, kami juga bersama Forkopimcam selalu  melakukan pengawasan berkeliling ke tiap desa, “Bahkan kami pun suka melakukan sidak yang langsung ke tingkat RT”, jelas nya.

Juga disinggung Marlina, wilayah Cisarua berpotensi juga keindahan alamya. Bahkan di jalan menuju Desa Ciuyah menurut nya pemandanganya mirip dengan salah satu di daerah Bali.

“(Jalan yang menuju Desa Ciuyah) mirip dengan salah satu di daerah Bali, itu indah sekali dan menjadi aset potensi wisata bagi Kecamatan Cisarua”, ucap nya

Selain itu ke depan ia pun menyinggung peluang untuk memindahkan pusat pemerintahan kecamatan kedekat Kantor Polsek Cisarua.

“Dalam rangka memaksimalkan pelayanan publik terhadap warga Cisarua ke depan kita juga harus memikirkan dan menata agar pusat perkantoran Kecamatan Cisarua ada di satu titik. Dan peluang itu lokasinya ada di dekat Kantor Polsek Cisarua”, pungkas nya.

(45)