98 Persen Masyarakat OKI Sudah Perekaman

Pewarta : adi

Koran SINAR PAGI, OKI – 98 persen masyarakat Kabupaten OKI sudah melakukan perekaman E-KTP. Sisanya tinggal 1,8 persen lagi. Petugas jemput bola ke desa-desa sehingga tidak ada alasan lagi bagi masyarakat yang tidak melakukan perekaman.

Mengutamakan pelayananan prima bagi masyarakat dalam kepemilikan administrasi dokumenan kependudukan sangat diutamakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten OKI agar semua masyarakat bisa dengan mudah memiliki dokumen kependudukan tersebut.

Bahkan dihari libur Sabtu dan Minggu pun menurut keterangan Kepala dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten OKI, Hendri melalui Kabid Pengelolaan Administrasi Kependudukan, Nova, kepada media ini,Kamis (21/01/2022) pelayanan tetap dibuka namun hanya setengah hari kerja.

Guna mencapai target perekaman maka para petugas melakukan jemput bola ke desa-desa yang dinamakan Jelahdes KABOKI. Sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak melakukan perekaman termasuk daerah perairan.

Dan dipastikan bisa selesai dalam satu hari kerja jika persyaratan yang diperlukan terpenuhi dengan baik tanpa dipungut biaya.

Selain itu, didukung jaringan konektivitas atau server berjalan normal kecuali memang ada kendala yang harus dibenahi dari pihak pemohon.

Dimasa pandemi saat ini diakui Nova, pelayanan lebih diutamakan melalui jaringan online tanpa harus bertatap muka langsung.

Namun, masyarakat lebih suka bertatap muka. Hal itu tetap dilayani dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Dihimbau kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman kiranya melakukan perekaman karena KTP merupakan identitas tanda Warga Negara Indonesia yang baik” ujar Nova menghakhiri keterangan.

(3)