Kadis PMD Bengkulu Resmi Ditahan

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : adi

Koran SINAR PAGI, Lebong – Tak patut dicontoh ulah oknum Kepala Dinas PMD Provinsi Bengkulu yang satu ini yang justru memanfaatkan jabatannya untuk melakukan indikasi korupsi.

Sehingga harus mendekam dijeruji besi akibat ulahnya melakukan tindak pidana korupsi saat menjabat kepala dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Lebong.

Kejari Lebong Bengkulu resmi menahan yang bersangkutan atas korupsi proyek pembangunan pasar rakyat Pelabuhan Talak Leak.

Tersangkanya yakni SY dan RF. Dimana SY saat ini menjabat sebagai Kepala dinas PMD Provinsi Bengkulu yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Lebong tahun 2018, saat proyek tersebut berlangsung.

Sedangkan RF sendiri adalah kontraktor pada proyek tersebut dengan kerugian negara mencapai Rp.393 juta.

Kepala Kejaksaan Negeri Lebong Fadil Regan,SH.,MH., melalui Kasi Intel Imam Hidayat,SH.,MH didampingi Kasi Pidsus Ronald Thomas,SH, mengatakan,SY dan RF akan ditahan selama 20 hari di Rutan Polres Lebong.

Kejari Lebong sudah mengeluarkan surat perintah penahanan, dan telah berkoordinasi dengan pihak Rutan Malabero Bengkulu.

Untuk sementara sebelum ada penetapan hari sidang, maka akan dititipkan di Rutan Polres Lebong.

Pihak kejaksaan Negeri Lebong juga secepatnya akan melimpahkan berkas perkara ke pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bengkulu.

Dengan ditahannya tersangka diharapkan menjadi pembelajaran dan efek jera kepada siapa pun di jajaran Pemerintahan tanpa terkecuali jika melakukan tindak pidana.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90