Ratusan Santri Terkonfirmasi Positif, Pemkab.Sukabumi Gelar Rapat Taktis Rencana Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta : Arief

Koran SINAR PAGI, Kab.Sukabumi,- Menyusul kabar ratusan santri di salah satu pondok pesantren di Kec.Cibadak terkontaminasi Covid-19, Satgas Penanganan Covid 19 bergerak cepat mengambil langkah dengan menggelar rapat taktis dan rencana penanganan Covid-19 yang dipimpin Pjs Bupati Sukabumi, R.Gani Muhamad, Sabtu (7/11/20).

Dikabarkan sebelumnya, bahwa terdapat 212 santri yang terkonfirmasi positif, jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah, karena masih ada 85 hasil tes usap lagi yang belum keluar hasilnya.

Gani Muhamad mengatakan, dalam menindaklanjuti kasus tersebut pemda harus bergerak cepat, “Kita perlu bergerak cepat untuk mengambil langkah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di ponpes tersebut,” ujarnya.

Langkah antisipatif yang dilakukan pemda, lanjutnya, adalah dengan menutup sementara aktifitas dilembaga pendidikan tersebut. “Kita dirikan posko pemulihan di sekitar lokasi dengan melibatkan unsur tenaga kesehatan, TNI dan Polri, termasuk Satgas Penanganan Covid 19 kecamatan dan Kabupaten,” ucapnya.

Disebutkan, selama 14 hari masa karantina, Ponpes tersebut akan ditutup dan para santri akan diisolasi di lokasi sekolah, dan bagi santri yang negatif akan dites usap ulang sekaligus dikarantina juga, menurut Gani, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan kepada keluarga.

Diungkapkan, untuk mengantisipasi hal serula terjadi di pondok pesantren lain, Pemkab Sukabumi akan mengadakan rapat bersama Kementerian Agama, “Kita secepatnya akan konsilidasi dengan Kantor Kemenag Kab.Sukabumi mengenai hal ini,” pungkasnya.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90