Libur Ahir Oktober Tempat Wisata Jadi Sorotan Penularan Covid 19

  • Whatsapp
banner 768x98

Pewarta: D. Arifin

Koran SINAR PAGI (Bandung)-, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengharapkan, libur panjang atau cuti bersama yang jatuh pada ahir bulan Oktober 2020. Tidak menimbulkan masalah baru, terkait peningkatan kasus positif virus korona atau Covid-19. Dia mengharapkan, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Cuti kali ini jangan sampai menimbulkan masalah baru, bapak presiden wanti-wanti benar mengingatkan, beliau sangat kuatir apabila libur panjang ini tidak disiapkan dengan baik, maka kasus penemuan positif Covid itu kemungkinan besar pasti akan meningkat,” kata Doni melalui komunikasi virtual bersama wartawan

Doni juga meminta masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer dan menjaga jarak. Hal ini semata untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Sekali lagi, kita hanya dituntut untuk patuh pada protokol kesehatan selama libur dan menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan juga tentunya kita harus selalu sering mencuci tangan,” imbau Doni.

Doni pun mengimbau kepada pengelola tempat hiburan atau rekreasi dapat membatasi pengunjungnya. Dia menyebut, maksimal pengunjung 50 persen agar tidak menimbulkan kerumunan. “Tempat wisata tidak boleh lebih dari 50 persen, maka liburan aman, bisa mencegah kerumunan,” tegas Doni.

Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan Provinsi Jawa Dedi Taufik menyampaikan telah melaksanakan pembahasan menghadapi libur panjang bersama pelaku industri pariwisata, Dinas Pariwisata kabupaten kota se Jabar, serta Satgas covid nasional melalui pertemuan secara virtual. Diantara bentuk tindak lanjutnya antisipasi yang dilakukan oleh kota kabupaten di Jabar. Dengan semakin gencar menyebarkan edukasi terkait protokol kesehatan selama berwisata. Agar wisatawan mematuhi 3 M memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, kata Dedi

Selain itu masing-masing tempat wisata di Jabar pun sudah memiliki tim Satgas untuk mengelola, hal yang berkaitan dengan covid 19. Semuanya  dilakukan guna memastikan seluruh tempat wisata serta pelaku pariwisata lainnya di Jabar, siap menghadapi arus wisata selama libur panjang. Kami pastikan kesiapannya, jangan sampai ada klaster baru di tempat wisata ucapnya

Dia menambahkan pergerakan wisatawan selama libur panjang di Jabar diprediksi akan terjadi pada 28 Oktober sampai 1 November. Maka pembatasan kapasitas harus ada di tempat wisata alam desa, wisata konservasi alam ataupun kebun binatang, wisata buatan dan wahana permainan luar ruangan. Kalau di Kabupaten Bogor saat ini dibatasi maksimal 50%  sejumlah tempat wisata seperti farmhouse, orchid forest Cikole The Lodge Maribaya itu menjadi bukti sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90