Pemdes Kota Baru Gelar Musrenbang TA 2021

Pewarta : Iwan Brata

Koran SINAR PAGI, Kab.Muara Enim,- Acara Musrenbangdes TA 2021 & RKPDes TA 2020 Desa Kota Baru telah dilaksanakan dan berjalan dengan lancar serta aman, ungkap Kepala Desa Kota Baru, Darmadi, Selasa (21/10/20).

Menurutnya, ini karena adanya sinergitas antara Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan masyarakat.

Kepala Desa Kota Baru, Darmadi dalam sambutannya mengatakan, walaupun ada perbedaan pendapat namun itu wajar dalam sebuah musyawarah.

“Mau tidak mau pasti ada perbedaan, tapi semua pendapat intinya satu yaitu demi memajukan Desa Kota Baru tercinta,” ujarnya.

Disebutkan, kata Musyawarah dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan, berasal dari Bahasa Arab yang menggambarkan bagaimana warga saling berdiskusi memecahkan masalah konflik dan juga masalah di masyarakat.

“Musrenbang, identik dengan diksusi di masyarakat / kelurahan tentang kebutuhan pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara Camat Lubai, Edi Suprianto,SP.,M.Si menjelaskan,
Musrenbang merupakan agenda tahunan di mana warga saling bertemu masalah yang mereka hadapi dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek.

“Ketika prioritas telah tersusun, kemudian di usulkan kepada pemerintah di tingkat yang lebih tinggi, dan badan perencanaan (BAPPEDA), orang yang dikategorisasikan berdasarkan urusan dan alokasi,” ucapnya.

Proses penganggaran partisipatif ini menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan mereka pada pihak pemerintah. Proses Musrenbang juga terjadi di tingkat kecamatan dan kota demikian pula di provinsi dan nasional.

“Musrenbang adalah pendekatan dari bawah ke atas di mana suara warga bisa mempengaruhi rencana anggaran desa dan bagaimana proyek-proyek pembangunan disusun,” tutur Edi.

Pada mulanya, Musrenbang diperkenalkan sebagai upaya mengganti sistem sentralistik dan top-down. Masyarakat di tingkat lokal dan pemerintah punya tanggung jawab yang sama berat dalam membangun wilayahnya. Masyarakat seharusnya berdasarkan karena ini merupakan kesempatan untuk secara bersama menentukan masa depan wilayah. Masyarakat juga harus memastikan pembangunan yang dilakukan pemerintah sesuai dengan kebutuhan, jelasnya.

Acara tersebut dilaksanakan di kantor Desa Kota Baru, dihadiri oleh Camat Lubai, Edi suprianto SP.M.Si, Ketua BPD, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta perangkat Desa Kota Baru.

(9)